CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 85


__ADS_3

" Perut bang." Sindi merasakan sakit banget di perut nya


Irsyad yang bingung langsung memegang perut Sindi dan membelai nya


" Anak papi, papi minta maaf ya kalau sudah bikin anak papi sakit, sudah jangan bikin mami kesakitan ya sayang, lihat mami sakit ini, papi janji tidak akan mengulanginya lagi." Ucap Sindi tepat di perut Sindi yang sudah mulai membuncit meskipun sedikit


Sindi yang mendengar ucapan suami pada anak nya merasa sangat terharu, meskipun bukan ayah biologis nya, suami nya memperhatikan kondisi nya serta anak nya


" Apa masih sakit Sin? abang minta maaf ya, tadi abang tidak bermaksud membuat kamu kesakitan." Ucap Irsyad yang memegang tangannya


" Tidak kok bang, sudah tidak sakit, Sindi juga minta maaf ya bang, Sindi juga salah kok." Jawab Sindi dengan tersenyum


" Abang mau sarapan apa?." Tanya Sindi yang akan berdiri tapi langsung di cegah oleh Irsyad


" Sudah kamu di sini saja Sin, biar bibik saja yang nyiapain sarapan, abang takut kalau kalian kenapa-kenapa, sudah istirahat di sini saja." Jawab Irsyad sambil memberi isyarat agar Sindi kembali duduk di atas tempat tidur

__ADS_1


" Iya bang."


" Ya sudah abang ganti baju dulu ya, abang mau abang mau olah raga." Ucap Irsyad sambil berlalu menuju kamar mandi


Sindi yang melihat suami nya ke kamar mandi langsung berkaca-kaca matanya," kenapa ya saat perut ku sakit tadi terus bang Irsyad mengelus perut ku, sakit yang aku rasa tadi langsung hilang dalam sekejap, apa kamu ada ikatan bathin nak sama papi kamu? Nak apa kamu sangat menyayangi papi mu? apa kamu tahu kalau kamu adalah anak dari ayah Ikbal nak!!! tapi mami sangat berterima kasih karena kamu sudah mau menerima papi menjadi ayah kamu,." Ucap Sindi sambil mengelus-elus perutnya


Tepat pada pukul 8 pagi Iryad sedang bersiap-siap untuk kerja, Sindi yang hanya di rumah hanya bisa diam saja karena sudah mendapat ultimatum dari suami nya,


Flasback on


" Abang sudah pulang?." Tanya Sindi yang melihat raut wajah suami nya dingin dan datar seperti orang asing bagi Sindi


" Hmm." Jawab Irsyad yang langsung menuju masuk ke dalam kamar nya


" Aduh abang kenapa? salah ku apa ya?." Ucap Sindi sambil memikirkan kesalahan apa yang telah ia perbuat sehingga suami nya dingin begitu terhadap nya, padahal tadi sebelum berangkat olah raga suami nya masih hangat kepada nya

__ADS_1


" Ah aku ingat, tadi kan bang Irsyad melarang aku ke dapur, bang Irsyad kan suruh aku hanya di dalam kamar, tapi aku kan bosen." Ucap Sindi sambil terus berjalan ke kamar untuk meminta maaf kepada suami nya


Ceklek


Pintu di buka oleh Sindi


" Bang." Panggil Sindi pada suami nya, tapi Sindi tidak melihat keberadaan suami nya di dalam kamar lalu Sindi mendengar suara gemericik air di dalam kamar nya berarti suami nya saat ini sedang mandi


" Em, aku tunggu di sini saja, sampai bang Irsay selesai mandi nya,." Ucap Sindi sambil berjalan menuju tepi tempat tidur mereka berdua


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...

__ADS_1


__ADS_2