CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 183


__ADS_3

Sindi sudah membolak-balikkan buku menu yang berada di tangan nya, setelah menemukan menu yang di rasa cocok untuk nya, Sindi memanggil soerang pelayan untuk mencatat pesanan nya.


"Aku mau 1 es kepala hijau muda, 1 porsi sate udang dan 1 porsu sate cumi, untuk aku sudah cukup itu saja." Ucap Sindi


"Abang mau pesan apa?." Tanya Sindi.


"Emm abang pesan es jeruk saja dan 1 porsi nasi goreng." Jawab Irsyad


"Baik tuan mohon di tunggu sebentar pesanan nya." Ucap saat pelayan itu akan pergi langkah nya di hentikan oleh suara Sindi yang memanggil nya.


"Iya Nyonya apa ada yang akan anda perlukan lagi." Tanya pelayan tersebut.


"Oh iya aku ingin 1 porsi ice cream vanila dengan saus coklat." Ucap Sindi


"Baik Nyonya apa ada lagi?." Tanya pelayan tersebut


"Sudah itu saja, terima kasih." Ucap Sindi

__ADS_1


"Pemandangan nya sangat indah ya, aku ingin menghabiskan waktu ku lebih lama di sini mas." Ucap Sindi


"Tidak bisa, di sini udara nya dingin, nanti kamu bisa flu jika berlama-lama di sini." Jawab Irsyad


"Tapi aku sangat menyukai pantai." Ucap Sindi


"Kenapa?." Tanya Irsyad


"Menurut ku pantai itu tempat yang sangat romantis, ombak yang menerjang pasir dengan sangat keras, tapi mereka tetap menyatu bahkan memperlihatkan keindahan nya." Ucap Sindi


"Maksud aku, sekeras apa pun badai yang datang jika di lalui bersama akan mendapatkan hasil yang indah." Ucap Sindi, Irsyad meraih jemari Sindi untuk di gengaman nya.


"Abang tidak akan membiarkan ombak atau apa pun badai datang menghancurkan kebahagian kamu, abang sendiri yang akan memastikan kamu akan selalu aman dan bahagia bersama abang." Jawab Irsyad


Kata-kata yang Irsyad ucaokab begitu romantus, di waktu yang romantis dan suasana yang romantus menambah bulir-bulir cinta di hati Sindi saat itu, karena menu makanan mereka sudah tersaji, Sindi dan Irsyad segera menikamatu nya selagu hangat dalam sekejab makan itu habis tak tersisa.


Sore itu tiba-tiba saja cuaca menjadi mendung, yang memaksa Irsyad untuk membawa Sindi pulang lebih cepat." Ayo kita pulang sekaranf seperti nya akan turun hujan." Ucap Irsyad

__ADS_1


Dalam perjalanan, Sindi dan Irsyad sama sekali tidak terlibat perbincangan, di dalam mobil menjadi sangat sunyi hanya terdengar bunyi-bunyu khas lalu lintas saja di telinga mereka.


Mereka sampai di rumah sekitar jam 8 malam, terlihat mobil yang di gunakan oleh Daddy dan mommy sudah lebih duku tiba di sana.


Sindi segera bergegas menuju ke dalam rumah, setelah masuk ke dalam, Sindi di sambut hangat oleh mommy yang membawakan beberapa perlengkapan bayi untuk nya.


"Lihat sini sayang, apa kamu menyukai nya, mommy sengaja memilih waran warna netral untuk bayi kamu, karena kita belum mengetahui jenis kelamin bayi kamu nak." terpampang jelas di sebuah kamar, mommy sudah menyiapkan kamar untuk bayi nya, bahkan Sindi sendiri tidak mengetahui isi kamar itu, yang ia tahu itu adalah kamar tamu, tapi ternyata salah di sana sudah tersedia box bayi yang cukup besar, kamar tersebut lebih di dominasi warna putih dan biru, Mommy baru saja membeli kelambu untuk box bayi nya dan beberapa pakaian bayu juga dan sebuah stoler di sana.


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...

__ADS_1


__ADS_2