
Setelah mengetahui kesalahan fatal yang di lakukan oleh Irsyad membuat Bagas kecewa dengan apa yang telah di perbuat oleh putra nya.
"Ternyata selama ini perempuan itu masih mengisi hati kamu Irsyad, daddy tidak habis fikir, kamu menikahi Sindi hanya untuk mendapatkan anak nya untuk menyenangkan hati daddy dan mommy nak, kenapa kamu tega melakukan ini." Ucap Bagas kecewa
Bagas duduk dengan hati yang sangat kacau, ia sangat merasa bersalah kepada Sindi, putra nya hanya memanfaatkan Sindi saja.
"Kenapa kamu melakukan ini Irsyad, kenapa? Daddy tidka habis fikir dengan diri mu nak." Ucap Bagas
Saat Bagas masih larut dalam fikiran nya yang masih berfikri tentang kekecewaan nya terhadap anak nya, seseorang yang masih mengamati cctv mengatakan keberadaan Sindi, ternyata masih di sekitar pantai, mendapat kabar tersebut Bagas segera melihat gambar di cctv dan ternyata itu benar Sindi, saat ini Sindi sedang duduk di kursi yang ada di pinggiran bibir santai yang nampak nya sedang tertidur, tanpa fikir lagi Bagas menuju tempat tersebut.
Nampaklah Sindi sedang duduk dengan tangan yang memeluk perut besar nya, yang saat ini sedang tertidur, dengan hati-hati Bagas mendekati nya, tidak ingib membangunkan Sindi, tapi ia juga tidak mungkin membiarkan Sindi semalaman tidur di sana, akhir nya Bagas berinisiatif untuk membawa Sindi untuk nginap di penginapan yang berada tidak jauh dari sana, Bagas memerintahkan beberapa orang perempuan untuk mengangkat Sindi di tempat penginapan, setelah itu Bagas segera menyelimuti Sindi agar badan nya hangat.
__ADS_1
Bagas segera menghubungi Irsyad dan memberitahukan bahwa Sindi berada di penginapan di pantai dimana mereka berdua datangi tadi.
Setelah Irsyad mendapat telp dari daddy nya, ia segera mengemudikan mobil nya menuju pantai, saat tiba di penginapan Irsyad mendapati Sindi sedang tertidur pulas, membuat nya merasa sakit karena telah mengecewakan Sindi, ia sangat merasa bersalah apalagi di lihat nya Sindi tidur dengan sangat pulas seperti kelelahan, membuat Irsyad tidak kuasa menahan gejolak hati nya.
Di peluk nya tubuh Sindi, di hujani wajah damai Sindi dengan banyak ciuman."Maafkab abnag Sindi." Maaf hanya kata-kata maaf yang mamoy di ucapkan oleh Irsyad kepada Sindi.
Aktifitas Irsyad yang berlebihan, yang sebelum nya tidak pernag di tunjukkan oleh nya membuat Bagas kembali berfikir, sebenar nya siapa perempuan yang saat ini ada di hati jya, terlihat Irsyad seperti sangat takut hal buruj akan terjadi pada Sindi, nampak Irsyad begitu mencintai Sindi tapi apa yang di lakukan nya bersama Mela semua itu membuat Bagas bingung.
Saat suara adzan subuh berkumandang, Sindi mengerjapkan mata nya, ia terbangun dengan posisi tidur di pelukan suami nya."Apa yang terjadi semalam, kenapa aku ada di sini, dan bang Irsyad kemana semalam." Banyak pertanyaan-pertanyaan memenuhi pikiran Sindi, ia akan menanyakan soal ini kepada Irsyad nanti
"Bang, bang." Sindi berulang kali membangukan suami nua, di usap lengan kekar suami nua dan berhasil membangunkan Irsyad, setekah tersedar dari tidur nya, Irsyad memandangi wajah istri nya
__ADS_1
"Ayo sholat subuh dulu bang?." Ajak Sindibpada Irsyad.
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...
__ADS_1