CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 203


__ADS_3

Tak tak tak,,, suara sepatu yang berhentakan dengan lantai rumah sakit,,


"Irsyad bagaimana keadaan istrimu nak?." daddy Irsyad tahu jika pengorbanan seorang wanita untuk menjadi ibu sangatlah tidak mudah


Daddy yang tidak mendapat jawaban dari anak dan istri nya langsung masuk keruangan Sindi berada, dan di ikuti oleh Irsyad di belakang nya.


Irsyad memandangi kondisi istri nya "Melihatnya terbaring lemah tak berdaya, membuat hatiku seperti tertusuk-tusuk ribuan duri tajam. Ini rasanya sangat sakit daddy." Ucap Irsyad pada sang daddy


"Sabar lah nak daddy sangat yakin Sindi adalah wanita yang kuat, kita berdoa saja agar dia bisa melewati ini dengan baik dan bisa berkumpul bersama kita lagi." Ucap daddy sambil menepuk bahu putra nya untuk memberi kekuatan.


"Permisi dokter Irsyad, nona Sindi sudah dipindahkan di ruang rawat, kalian sudah bisa menemuinya sekarang." ucap salah seorang perawat wanita memberitahukan.

__ADS_1


Perawat tersebut membawa Irsyad beserta keluarganya menuju ruang perawatan VIP di mana Sindi dirawat,,


Ceklek,,


Irsyad terlebih dulu masuk,, kaki Irsyad tak kuasa menahan diri berjalan pelan mendekati Sindi.


"Sindi, abang mohon sadarlah jangan lakukan ini, ini membuat abang takut sungguh abang tidak akan sanggup menjalani sisa hidup abang jika kamu tidak bersama abang, abang sungguh mencintaimu abang sangat takut kehilanganmu,." Irsyad duduk di kursi yang berada di dekat Sindi terbaring, Irsyad menggapai tangan Sindi yang tidak terpasang selang infus,, digenggamnya tangan lentik milik istrinya,, sudah berulang kali Irsyad menciumi tangannya,, tetap saja tak ada respon dari pemiliknya,, itu membuat Irsyad semakin gusar,,


"Abang mohon bangunlah Sindi, abang akan lakukan apapun untukmu asalkan kau bangun,, kenapa kamu begitu damai saat ini apa kamu tidak dapat melihat abang begitu kacau melihatmu seperti ini,,


Kita akan membesar kan jagoan kecil kita bersama-sama." ucap Irsyad tanpa terasa Daffa menitikan air matanya,, sampai membasahi telapak tangan Citra

__ADS_1


"Kenapa kamu bisa seperti ini,, bukankah kita selalu memberikan keadaan kalian setiap bulannya, bukankah dokter selalu bilang kamu dan anak kita sangat kuat, lalu kenapa saat ini kalian begitu lemah, ayo bangun sayang tunjukkan pada abang jika kalian baik-baik saja." Irsyad terus mengajak berbicara Sindi dan Untuk pertama kalinya Irsyad menggerakkan tangannya menyentuh perut besar istrinya setelah dulu Irsyad pernah menyentuh nya saat usia kehamilan Sindi berusia 3 bulan, diusapnya lembut perut itu, Irsyad berkata lirih saat mengusap nya


"Hai jagoan papi, aku adalah papi kamu nak, maafkan papi baru bisa mengunjungi kamu tapi bukan berarti papi tidak menyayangi kamu justru papi sangat menyayangi kamu kehadiran kamu lah yang membuat papi membuka hati papi untuk wanita hebat yang mengandung mu,, papi sangat menyayangi kamu dan mami kamu." tiba-tiba saja Irsyad merasakan perut Sindi bergerak-gerak, iya bisa merasakan dengan begitu jelas.


"Apa kamu mendengar suara papi nak?." tanya Irsyad pada perut istrinya lalu perut itu kembali bergerak,,


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2