
" Pikirkan lagi apa yang aku ucapkan barusan, semoga bisa bermanfaat, dan kalian tidak akan ada keributan lagi." ucap Ray sambil menepuk bahu sahabat nya itu.
Pulang dari sekolah, Arion langsung masuk ke dalam kamar dan keluar dari dalam kamar sudah berganti baju dan membawa tas ransel favorite nya. Arka yang melihat Arion membawa tas ransel bertanya sambil mengikuti nya, begitu juga dengan Ran.
" Mau kemana dek?." Tanya Arka.
" Pindah." Jawab Arion singkat.
" Pindah kamar ke kamar nya bunda ya?." Tanya Ran.
" Tidak." Jawab Arion.
" Mau pisah kamar?." Tanya Arka.
Arion tidak menjawab dan terus melangkah menuju ruang keluarga, dimana di lihat nya bunda dan Mava duduk di sofa ruang keluarga.
Melihat ke datangan Arion, Mava langsung memanggil nya dan menyuruh duduk di sebelah nya.
" Apa isi tas nya?." Tanya bunda saat melihat tas Arion yang seperti nya berat
" Baju." Jawab Arion singkat.
__ADS_1
" Baju, untuk apa Arion bawa baju?." Selidik Mesya.
" Arion mau pindah." Jawab Arion singkat lagi
" Pindah, Arion tidak mau tidur dengan Kak Arka dan Kak Ran?." Tanya Mava.
" Arion mau pindah ke rumah Davit saja." Jawab Arion.
" Apa!!!! Kenapa mau tinggal di rumah Davit." tanya Bunda.
" Kenapa anak ganteng ini mau tinggal bersama Davit?." Tanya Mava.
" Kalau tinggal bersama Davit, tas Arion tidak pernah di periksa, karena Davit adik Arion." Kata Arion.
Mesya menceritakan tentang kejadian tadi pagi, dimana Arion akan membawa tikus putih ke sekolah dan ketahuan oleh Arka. Dimana setiap pagi ke tiga kakak nya di suruh untuk memeriksa tas Arion sebelum berangkat sekolah
" Sini sayang." Mesya meraih tangan Arion untuk duduk di dekat nya, Mesya melihat ke arah pintu dan melihat ada Arka, Langit dan RAN sedang berdiri di depan pintu. Mesya memanggil ke tiga nya, agar duduk di sebelah nya juga.
" Adik kalian mau pindah ke rumah Davit, bagaimana?." Tanya Mesya pada ke tiga putra nya.
Mesya melihat wajah Langit, Arka dan Ran terlihat sedih dan mata nya berkaca kaca.
__ADS_1
Mereka ber tiga tidak menjawab pertanyaan bunda nya.
" Arion kakak sedih kalau Arion pindah ke sebelah. Kalian ber empat itu tidak bisa terpisah kan, apa Arion mau pindah rumah dan berpisah dengan kak Langit, Kaka Arka dan kak Ran?." Tanya Mesya pada Arion.
Arion melihat Langit, Arka dan Ran secara bergantian lalu menggelengkan kepala nya
" Kalau tidak mau pisah rumah, kenapa mau pindah ke rumah Mava." Tanya Mesya lagi.
" Arion, mau periksa tas, tas Arion terus di periksa." Ujar Arion.
Mesya dan Nova tersenyum, ternyata Arion lagi melakukan protes.
" Oh karena itu, begini saja ya, mulai besok kalian ber empat saling memeriksa tas, Kak Langit memeriksa tas kak Arka, kak Arka memeriksa tas kak Ran, kak Dan memeriksa tas Arion, dan Arion memeriksa tas kak Langit." Ucap Mesya kepada ke empat putra nya.
Ke empat putra nya tersenyum, terlebih lagi Arion.
" Nah sekarang, kembalikan baju nya ke dalam lemari." Titah Mesya kepada Arion.
Sepeninggal ke tempat putra nya, Mesya dan Nova tertawa ngakak sampai perut nya sakit di ruang keluarga
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...