CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 159


__ADS_3

" Tidak apa-apa mas, biasa kalau mau mendekati melahirkan pasti begini mas,


" kita istirahat aja ya


" tidak mas, bagimana kalau jalan-jalan saja mumpung masih pagi begini,


" tapi sayang, lihat wajah adik sangat pucat


" bener mas


mereka berdua keluar rumah dan jalan-jalan pagi, baru saja 10 menit Tika dan Bagas berjalan kaki tanpa menggunakan alas kaki, Tika berhenti memegang bahu suaminya, Bagas membalikan badannya


" sayang, kenapa denan perutnya?


" mas....mas...sakit


Tika mencoba untuk mengatur nafasnya agar lebih enak,


" sayang duduk dulu ya


" iya mas


Bagas mengambil telp genggamnya untuk meminta tolong kepada orang rumah


Tut Tut Tut


Hp mama berdering,


" Bagas!!! mama berguman sendiri tapi masih terdengar oleh papa

__ADS_1


" ada apa ma?


" ini pa, Bagas ada apa telp, kan Bagas ada dirumah


" sudah tidak usah berfikir lagi, buruan angkat telpnya


" Assalamualaikum mama


" Wa'alaikumsalam nak, ada apa? kenapa kamu telp mama? kan kamu juga ada dirumah, mama memberondong pertanyaan kepada Bagas


" ma dengerin Bagas dulu, Bagas minta tolong kepada mama kasih tahu sama mang asep untuk jemput Bagas dan Tika di pertigaan gang ya ma, buruan jangan lama-lama


" memang ada apa nak, kamu jangan buat mama kwatir


" ini perut Tika sakit ma, mau Bagas bawa ke RS


" terserah mama, yang terpenting cepat ya ma, kasihan Tika sudah menahan sakitnya ini


" iya nak


Telp ditutup oleh mama, mama langsung bangkit dari duduknya untuk keluar dan menyiapkan semuanya, papa yang penasaran juga mengikuti mama


" ma ada apa? kenapa mama terburu-buru


" Tika mau melahirkan pa


" Apa.... terus kemana mereka kok papa tidak mendengar suara mereka ma?


" mereka ada di pertigaan ujung gang pa, Bagas mau pulang tapi tidak tega meninggalkan Tika yang lagi kesakitan, jadi kita yang jemput mereka

__ADS_1


" iya ma, papa panggil ayah dulu dan kasih tahu mang Asep, mama bawa perlengkapan Tika dan Bayinya ya ma


" iya pa


mereka semua sudah berkumpul dan bersiap-siap untuk menjemput Tika dan Bagas, mereka menggunakan mobil yang besar agar m,uat semua, sedangkan para pelayan dirumah juga mendoakan keselamatan Nyonya mudanya, karena dimata semua pelayan Tika baik banget dan tidak pernah membanding-bandingkan pelayan di sana, semuanya sama, apalagi sama yang lebih tua Tika selalu menghormati seperti orang tuanya sendiri


" nak, Bagas buruan masuk, ajak Tika nak


" iya ayah


didalam mobil Bagas mengelus-elus punggung Tika dan mama membersihkan keringat Tika yang keluar dari dahinya, sedangkan Tikanya sendiri melafalkan solawat, dhikir serta doa agar dia bisa tenang dan kuat


" kuat ya sayang


" iya ma,


30 menit sudah perjalanan menuju ke RS, setelah sampai papa dan ayah buru-buru berteriak untuk meminta tolong, sedangkan Bagas keluar sambil menggendong Tika,


" sus tolong menantu, anak saya (ucap papa dan ayah bersamaan)


" baik pak,


para suster berlari untuk menolong pasien dan segera membawa ke ruang bersalin, tapi sebelum Tika masuk, Tika turun dari kursi roda untuk menghampiri orang tuanya dengan menahan rasa sakitnya yang luar biasa


" Ayah, Tika mohon doa restu ayah untuk melahirkan ya ayah? semoga Tika dan anak Tika selamat


----------


Happy Reading kak. jangan lupa setelah membaca untuk tinggalin jejak ya kak. terima kasih ❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2