
"Kenapa kalian tidak turun untuk sarapan bersama?." Mommy bertanya setelah pintu di buka oleh Sindi
"Sindi sedang merasa tidak enak badan mom." Jawan Sindi
"Apa!!!! apa kamu sakit nak?." Tanya Mommy sambil memeriksa suhu tubuh Sindi yang memang sedikit demam akibat semalam ia menggunakan pakaian yang basah.
"Kamu tunggu sebentar, mommy akan meminta bibik membuatkan bubur untuk kamu nak, ayi kembali istirahat saja." Ucap mommy mengajak Sindi kembali masuk ke dalam kamar dan membantun nya berbaring di atas tempat itu.
"Sindi dimana suami kamu nak? kenapa dia tidak ada di sini saat kamh sakit." Tanya mommy, Sindi terlihat gugup ia tidak tahu harus menjawab apa, jika sebenar nya suami nya tidak pulang sejak semalam, bahkan Sindi sudah mencari nya selepas sholat subuh tapi tidak ia dapati keberadaan suami nya di rumah ini.
"Mom.... em. Mommy Sindi tidak tahu bang Irsyad ada di mana sekarang." Jawab Sindi dengan melemas.
"Sindi katakan apa yang sebenar nya terjadi , apa kalian bertengkar." Tanya mommy dan terlihat di sudut mata mommy mulai berkaca-kaca
"Tidak mom, sungguh kami baik-baik saja." Jawab Sindi yang takut melukai hati mama mertua nya yang sangat baik dan menyayangi nya seperti anak kandung sendiri
__ADS_1
"Nak jangan bohongi mommy, mommy dapat melihat dari mata kamu, kamu menghabiskan malam mu dengan menangis kan. mommy tidak akan memaafkan Irsyad itu Sindi, dia sudah menyakiti hati seorang wanita berarti dia juga sudah menyakiti hati mommy nya yang melahirkan nya.
"Maafkan mommy Sindi, maafkan mommy tidak bisa melihat kesedihan kamu, apa selama ini hubungan kalian tidak berjalan seperti layak nya hubungan suami istri? katakan pada mommy nak, mommy sendiri yang akan melindungi mu, katakan apa yang dia lakukan padamu Sindi???." Ucap mommy yang terus membelai tangan Sindi penuh dengan kasih sayang.
Hiks...hiks...hiks... Sindi tidak bisa membiarkan hubungan ibu dan anak itu menjadi hancur karena nya,."Tidak mom ini tidak sepertu yang mommy fikirkan, pertikaian antara suami istri itu sangat lah wajar bukan mom, Sin...Sindi hanya sedang merasa kesal dengan bang Irsyad dan Sindi menyuruh nya pergi." Ucap Sindi hiks...hiks..hiks...
"Sudah kemarilah nak." Mommy memeluk tubuh Sindi dan memberikan kasih sayang nya yang selalu ia berikan, membuat Sindu l3bih tenang sekarang.
"Kamu tunggu di sini sebentar ya." Saar mommy melangkahkan kaki nya.
"Kamu dari mana saja nak, apa kamu tahu istri kamu sedang sakit!!!." Ucap mommy
"Apa!!!!!." Irsyad kaget mendengar Sindu sedang sakit, membuat Irsyad membulatkan mata nya seketika, ia bergegas menuju kamar nya, dimana terdapat istri nya yang masih memperhatika wajah nya sehabis menangis
"Sindi." Irsyad mendekat ke arah istri nya berada dan duduk di sebelah Sindi.
__ADS_1
"Maafkan aku semalam Sin." Lanjut Irsyad
"Tidak apa bang aku mengerti." Jawab Sindi
"Sindi itu tidak seperti apa yang kamu fikir kan " Ucap Irsyad
"Apa kamu mengikuti abang semalam Sin? jawab abang Sin, apa kamu pergi ke sana?." Tanya Irsyad pada Sindi yang masih setia diam di atas tempat tidur
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
__ADS_1
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...