
" Bukan gitu bro, kalau rujak nya gak bikin gue penasaran tapi saat gue nolak permintaan loe, loe hampir menangis, apa coba kalau bukan ngidam, aneh saja gitu, mana Ray yang dulu, dingin." ucap Adit panjang lebar.
" Gue juga gak tahu bro, dengan apa yang gue alami akhir akhir ini, lihat saja, badan gue sedikit kurus kan, bukan karena Syasya gak kasih makan gue, tapi setiap pagi gue muntah muntah sampai tenggorokan gue sakit banget, mau kasih tahu ke Syasya kalau sakit tapi gue gak tega bro." ucap Ray
" Lebih baik loe tanya sama istri loe saja bro, siapa tahu apa yang gue ucap kan barusan benar, apa loe gak suka kalau istri loe hamil." tanya Adit
" Pastilah gue seneng bro, gue juga berharap banget malahan." jawab Ray.
🥀🥀🥀
Malam hari nya setelah selesai semua nya Ray masuk ke dalam kamar untuk merebahkan badan nya yang sangat lelah.
" Bang ini jahe hangat nya." ucap Mesya setelah membuka pintu kamar nya.
" Terima masih sayang." ucap Ray lalu meminum jahe pembuatan istri nya.
" Sayang, abang boleh tanya?." tanya Ray yang takut kalau istri nya nanti tersinggung.
" Apa bang, tanya saja, kenapa ijin segala." jawab Mesya.
__ADS_1
" Sayang, sebelum nya abang minta maaf kalau pertanyaan abang buat sayang tersinggung." ucap Ray dengan memegang ke dua tangan istri nya
" Sayang kapan sayang terakhir datang bulan? setahu abang selama kita menikah hampir 3 bulan ini, abang tidak melihat kalau sayang sedang datang bulan, setiap hari abang masih melihat sayang untuk sholat." ucap Ray dengan menatap manik manik mata istri nya.
Deg
" Kenapa abang berbicara seperti itu?." tanya Mesya
" Maaf sayang kalau buat sayang tersinggung, lebih baik kita istirahat saja ya." ajak Ray.
" Sebentar bang, Syasya saja sampai tidak ingat kalau Syasya belum datang bulan, sebentar ya bang, Syasya lihat dulu ke kalender ponsel Syasya, biasa nya setiap datang bulan, Syasya selalu mencatat nya di kalender ponsel." ucap Mesya.
" Bang, ia benar apa yang abang kata kan tadi, terus kenapa ya bang, apa Syasya sakit bang." ucap Mesya denga rasa khawatir nya.
" Apa sayang hamil?." tanya Ray
" Tapi kalau Syasya hamil kenapa Syasya tidak mengalami mual dan muntah seperti orang orang hamil pada umum nya." jawab Mesya.
" Ya sudah, sekarang abang ke apotik dulu ya, abang mau beli tespack buat sayang, besok pagi sayang pakai ok." ucap Ray berdiri lalu pergi ke apoti.
__ADS_1
30 menit kemudian.
" Sayang ini tespack nya." ucap Ray yang menyerah kan kantong plastik kecil
" Ya Allah bang, banyak sekali ini beli nya, 1 saja sudah cukup bang." jawab Mesya
" Biar adil sayang, tadi saat di apotik abang di tanya mau merk apa ya abang jawab saja, semua merk 1 1 gitu." ucap Ray dengan tersenyum
" Abang ku sayang, itu bukan adil tapi pemborosan." jawab Mesya
" Tidak apa apa sayang, besok sayang coba ya." ucap Ray
" Iya bang, tapi kalau hasil nya negatif bagaimana bang?." tanya Mesya
" Tidak apa apa sayang, kita coba terus, pasti nanti akan ada yang jadi kok." ucap Ray lalu mengajak istri nya untuk tidur
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...