CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 154


__ADS_3

tiga hari kemudian Citra sudah diperbolehkan pulang oleh Dokter, dan sekarang mereka sudah berada di rumah Dinas Angga,


" mas


" iya By?


" apa mas tahu siapa yang sudah mendonorkan kornea mata buat aku?


Angga diam sejenak tapi dia teringat akan amplop yang teruliskan nama Citra juga, mau tidak mau Angga harus memberitahukan semuanya ke Citra


" (haaaah. Angga membuang nafas beratnya). By kalau nanti mas cerita janji kamu jangan kaget ya?


Citra merasa akan ada sesuatu, tapi dia sangat ingin mengetahui siapa orang yang sudah berjasa untuk dirinya, meskipun dia tidak bisa bertemu dengan orang yang mendonorkan kornea matanya tapi setidaknya masih bisa bertemu dengan keluarganya dan akan mengucapkan terima kasih secara langsung


" iya mas


Angga duduk disebalah Citra dan mulai menceritakan mulai dari awal sampai akhir tanpa terlewatkan sedikit pun,


sedangkan Citra yang dengan setia mendengar cerita dari Angga merasakan, sedih, kecewa, takut, tapi semua itu telah berlalu dan Citra akan mendatangi orang tua Bella dan akan menganggap orang tua Bella menjadi orang tuanya sendiri, meskipum sekarang orang tua Citra sudah meninggal dunia sama

__ADS_1


Citra dan Angga setelah saling bercerita akhirnya mereka tertidur dan rencana besok akan menemui orang tua Bella


ke esokan harinya sesuai dengan kesepakatan yang telah di rencanakan mereka berdua datang ke rumah Bella, setelah sampai di depan rumah Bella, hati Citra terasa sangat sakit, bagaimana tidak, di sisi lain Citra sangat senang bisa berteman dengan Bella, Bella adalah sosok hampir seperti Tika, semenjak Bagas berada di RS Citra merasa kehilangan sahabatnya itu mangkanya Citra mau berteman dengan Bella, padahal selama Citra bersama dengan Vika dan Tika dia tidak pernah mempunyai teman lain, di sisi lain Citra merasa kecewa atas semua perbuatan Bella kepadanya, ternyata dibalik semua itu Bella mau bertemannya karena ingin merebut suaminya dan untung saja suaminya tidak tergoda sama sekali


" ayo By kita masuk


Citra tersadar dari lamunannya setelah Angga menepuk bahu istrinya


" iya mas


Tok Tok Tok


" Wa'alaikumsalam, den Angga, masuk den, (ucapan dari pelayan dirumah Bella)


" om tante ada bik?


" ada den, masuk dulu biar bibik sampaikan sama Nyonya dan Tuan


mereka berdua duduk diruang tamu

__ADS_1


" Angga (ucap mama Bella)


" iya tante om.


setelah mereka berempat duduk


" ada apa kamu kesini nak?


" ini tante om, maaf kalau sudah menggangu hari libur tante dan om, tapi saya kesini mau megantarkan istri saya, dia bilang ingin menemui keluarga orang yang telah memberikan kornea matanya kepada istri saya


mama dan papa Bella saling memandang dan mama Bella mendekati Citra dengan mata berkaca-kaca


" pa. mama sudah iklas atas kepergian Bella tapi setelah mama melihat Citra, seakan akan Bella masih hidup pa, meskipun hanya kornea mata Bella saja yang masih tertinggal


" ma, sudah ma jangan begitu kasihan nak Citra ma


" om tidak apa-apa kalau om dan tante berkenan menganggap Bella masih hidup, Citra tidak keberatan kok, karena bagaimana pun juga Bella sudah memberikan kehidupan baru buat saya, tujuan saya kesini adalah ingin berterima kasih kepada om dan tante tapi sebenarnya saya ingin berterima kasih secara langsung sama Bella


---------------

__ADS_1


jangan lupa untuk meninggalkan jejak ya kak, terima kasih


__ADS_2