CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Myesa


__ADS_3

" Astagfirullah apa lagi ini kakak." deg deg deg, jantung Mesya berdetak begitu cepat saat memegang baju itu lalu dengan hati hati, terdepaat banyak lingerie yang berwarna hitam, merah, putih, hijau yang sangat seksi, bahkan di bagian dada nya ada belahan yang begitu dalam.


Mesya tidak yakin akan bisa memakai baju ini nanti saat ada suami nya, tapi kembali lagi Mesya mengingat atas perilaku dari keluarga suami nya tersebut, Mesya mencoba untuk meyakinkan hati nya untuk memakai baju ini nanti dan memberikan kejutan pada suami nya. Ya memang benar Ray tidak tahu kalau Mesya sudah bersih sejak tadi pagi, karena Mesya.


Mengatakan pada Ray kalau harus menunggu sampai 7 hari, itu pun di lakukan Mesya karena untuk menungggu sampai mereka menyelesiakan resepsi nya dan ingin memberikan suami nya kejutan, 30 menit sudah Mesya di dalam kamar mandi dan masih menggenkana gaun penganti nya, Mesya baru melepaskan asesoris yang ada di kepala nya, Mesya kesulitan untuk membuka gaun ny, akhir nya Meysa lebih baik menunggu suami nya datang ke dalam kamar.


Ceklek. Pintu kamar hotel Ray dan Mesya terbuka, sama seperti Mesya, Ray pun kaget dengan kamar yang di berikan oleh kakak ipar perempuan nya, Ray sebelum nya juga di beritahu kalau kamar pengantin mereka di pindahkan karena sebelum nya di chat oleh kakak ipar nya Khayla. Ray masuk ke dalam kamar dan melihat di pinggir tempat tidur ada istri nya dengan masih menggunakan gaun pengantin nya, tapi hijab nya sudah terlepas. Lho sayang kenapa belum bersih bersih dan ganti baju. Tanya Ray. Mesya menyambut suami nya dengan senyuman, ini susah lepasin bang. Ucap Mesya dengan suara lembut serta memegang gaun nya. Oh sayang sengaja ya, mau godain abang?." Ucap Ray sambil menaik turun kan ke dua alis nya. Iih abang ih, siapa coba yang mau godain abang, ini nih tuh benar bang susah buka nya, coba abang lihat, kalau saja Mesya bisa membuka nya pasti sudah dari tadi bang, Mesya sudah gerah. Ucap Mesya. Ya sudah kalau begitu, sini abang bukain. Jawab Ray lalu membuka resleting gaun istri nya, Ray membuka dengan menahan nafsa nya setelah melihat punggung mulus istri nya, ia harus masih menunggu beberapa hari lagi, coba saja kalau sekarang istri nya tidak sedang berhalangan sudah pasti di buat tidak bisa berjalan sampai pagi.

__ADS_1


" Abang dulu atau adik yang mandi." tanya Mesya setelah gaun nya terlepas tapi Mesya masih memegang bagian depan nya.


" Bareng saja gimana sayang, biar cepat selesai dan kita bisa segera untuk istirahat." Ucap Ray sambil menaik turun kan ke dua alis nya.


" Abang ini sudah tengah malam lho bang, jangan becanda." Jawab Mesya dengan wajah memerah karena malu dengan godaan dari suami nya.


" Siapa yang bercanda sayang, ayok." Ajak Ray sambil menarik ke dua tangan Mesya.

__ADS_1


" Lho kenapa sayang tidak mau mandi bersama dengan abang, abang ini kan suami sayang hmmm." Jawab Ray.


" Bu...bukan begitu bang, Mesya malu." Jawab Mesya sambil menunduk.


" Jangan sekarang ya bang, abang duluan saja ya, Mesya siapin air hangat nya dulu, jangan mandi air dingin nanti abang masuk angin." Lanjut Mesya sambil mendorong lembut tubuh suami nya.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2