
" Bukan mas, Kayla tidak pernah berpacaran, sama mommy dan daddy tidak pernah memperbolehkan putra putrinya untuk berpacaran, kalau yang memberi hadiah, iya benar, dia orangnya, mas kok tahu, tau dari mana?." Jelas dan tanya Kayla pada Sandi
" Dari ekspresi adek, rasanya pingin mukul itu muka sok gantheng gitu, seenaknya aja nyebut mas pacar kamu." Jawab Sandi
" Terima kasih ya mas." Kayla tersenyum dan memegang tangan Sandi
" Iya sayang, sudah lupakan dia, sekarang mas yang akan melindungi adik." Sandi mengusap lembut tangan Kayla dan kemudian datang pesanan mereka, membuat Sandi dan Kayla tidak sadar untuk menikmatinya.
Malam semakin larut setelah menghabiskan pesanan Sandi dan Kayla memilih untuk pulang ke rumah, tidak lupa mereka membelikan buah tangan untuk orang di rumah
Sandi sedang berbaring di tempat tidur, sedangkan Kayla masih membersihkan mukanya
" Sayang." panggil Sandi
" Hemmmmm.... iya mas kenapa?." Tanya Kayla
" Kok adik dulu mau sih nerima hadiah dari si songong itu tadi."
" Songong, siapa mas."
__ADS_1
" Tadi laki-laki di Cafe."
" Kenapa mas tanya gitu?."
" Penasaran aja, adik dulu berselera sama dia."
" Mas, kenapa di bahas lagi sih, Kayla tidak suka." Kayla berdiri ingin keluar dari kamar
" Eh,,, kok marah, mau kemana masa mas tidur sendiri."
" Biarin tidur sendiri." Kayla keluar dari kamar, padahal mau ambil minum dan Sandi mengikutinya
Kayla hanya diam dan berakting marah.
" Sayang, maafin mas."
" Kak, bang, ngapain pelukan di situ?." Tanya irsyad yang mengagetkan mereka yang nongol membuka pintu kamarnya, Kayla langsung melepaskan pelukannya dan pergi ke dapur mengambil minum.
" Hehehehe....lagi latihan akting dek, udah tidur lagi sana udah malam." Sando menyusul Kayla ke dapur
__ADS_1
Hari ini Kayla dan Sandi akan pulang ke rumah Sandi, 3 hari lagi akan mengadakan resepsi untuk teman, dan kolega bisnis Sandi dan Kayla
" Nak, kamu jadi istri yang baik ya, yang nurut sama suami, layani suami kamu dengan ikhlas, Insya Allah surga yang akan kamu dapatkan." Pesan Mommy
" Iya mom, Kayla akan selalu ingat pesan Mommy," Kayla memeluk mommy
" Sandi, daddy nitip Kayla ya, dia sekarang menjadi tanggung jawab kamu, bimbing dia untuk menjadi istri yang berbakti kepadamu dan ingatkan dia jika lupa akan kewajibannya kepadamu." Pesan Daddy kepada Sandi
" Iya dad, Sandi akan mengingat pesan daddy, terima kasih selama ini telah membesarkan Kayla dengan penuh kasih sayang dan kini menjadi tanggung jawab Sandi untuk membimbingnya." Sandi berpelukan dengan daddy
Mereka juga berpamitan dengan omma, oppa, serta saudara-saudaranya, Kayla menangis karena mulai hari ini dia akan berjauhan dengan saudara-saudaranya yang setiap hari bahkan setiap saat selalu bersunda gurau, kejar-kejaran seperti anak kecil, tapi mulai sekarang dia akan berjauhan dengan saudaranya untuk mengikuti kemana pun suaminya tinggal, meskipun hanya 10 menit saja tapi bagi Kayla tidak sama dengan saat dia tinggal dirumah ini,
" Kami pamit Daddy, Mommy, Omma, Oppa, Abang, kak, adik." Jawab Sandi dan Kayla
" Irsyad dan Mesya, jaga Mommy Daddy dan Omma Oppa ya, jangan main aja kalau sudah pulang kerja." Pesan Sandi kepada adik iparnya
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1