CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Myesa


__ADS_3

" Memang nya siapa keluarga Mesya, saya lihat dari segi penampilan Mesya seperti perempuan biasa, tidak seperti saya, dari segi penampilan sudah sangat jauh berbeda, saya terlihat berkelas." sahut Sisil yang masih penasaran.


" Apa anda mengenal dengan keluarga Pamungkas." ucap Adit yang ikut geram, sedari tadi ia hanya menyaksikan saja, tapi di lihat kok Sisil terus merendahkan Mesya


" Pamungkas, keluarga pengusaha dari kota Surabaya?." tanya pak Surya


" Iya." jawab Adit


" Tahu pak, memang nya kenapa? dan apa hubungan nya dengan nona Mesya?." tanya pak Surya


Dengan senyum penuh Smirk Ray berkata.

__ADS_1


" Istri saya adalah putri bungsu dari keluarga Pamungkas." jawab Ray dengan penuh penekanan.


Pak Surya langsung lemas seketika, bagaimana ia bisa merendahkan putri dari keluarga Pamungkas, siapa di Indonesia yang tidak tahu keluarga Pamungkas, Keluarga dari militer serta anak anak yang sukses dari segala bidang, bisnis nya ada dimana, mereka selalu berbisnis dengan baik, selalu berlaku adil, putra dan putri dari kekuarga Pamungkas, semua nya berprestasi, tapi kalau sudah ada yang menyakiti keluarga mereka, jawab bta pasti akan hancur, tidak usah menunggu hari, hanya hitungan jam , perusahaan yang sedang bermasalah pasti akan rata dengan tanah.


" Maafkan saya dan putri saya pak Ray, pak Adit dan nona Mesya, putri saya tidak bermaksud untuk menyinggung keluarga Pamungkas atau keluarga Alfarezi." ucap pak Surya


" Begini saja pak Surya kalau memang anda masih berniat mengajukan kerja sama dengan perusahaan saya, besok bapak bisa datang ke perusahaan saya dan tanpa mengajak putri bapak, saya tegas kan lagi, stop untuk menjodoh jodoh kan saya dengan putri pak Surya, bagaimana pun juga saya sudah menikah, ada hati yang harus saya jaga, bagaimana pun juga di balij kesukseskan seorang laki laki pasti ada doa dari istri dan keluarga nya, jadi saya tidak mau untuk menyakiti istri saya atau keluarga saya, karena istri saya juga pilihan dari keluarga saya." ucap Ray penuh dengan penekanan.


" Gila ya ada saja orang tua nawarin anak nya sendiri demi sebuah bisnis." ucap Adit angkat bicara.


" Ada noh orang nya, baru saja keluar. Jawab Ray.

__ADS_1


" Bang, tidak boleh seperti itu, pak Surya itu kan rekan bisnis nya abang, sudah jangan di terusin, tidak boleh mengghibah orang, bagaimana pun juga usia pak Surya lebih tua di atas abang, jadi tetap harus di hormati ya bang, abang tidak boleh bicara seperti lagi, bicara sopan, pukul pakai kata kata yang akan membuat mereka malu, jangan berbicara tinggi seperti tadi." Ucap Mesya yang memperingatkan suami nya, kita tidak boleh semena mena sama orang yang lebih tua.


" Iya sayang ku." Jawab Ray sambil mengangkat sebelah tangan nya dan meraih pundak Mesya lalu menepuk pelan.


" Sayang pesen makan dulu gih, ini juga sudah jam berapa, sayang pasti belum makan siang kan." Lanjut Ray yang sedari tadi melihat istri tidak memesan apa apa, apalagi tadi sempat ada inseden yang membuat hati tidak enak.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2