CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Myesa


__ADS_3

Adit begitu senang saat Azell bermain ke rumah nya, baik Adit maupun Yeni sudah lupa bagaimana rasa nya memiliki seorang putri, karena Sasi sudah besar dan berusia 8 tahun.


Azell menangis saat melihat semua kakak kakak nya naik mobil, Azell sampai duduk di lantai.


Ray yang melihat putri nya menangis, segera mengangkat nya lalu menggendong nya.


" Putri cantik ayah kenapa menangis?." tanya ayah yang menatap sang putri.


" Kakak." jawab Azell


" Adik mau ikut?." tawar Ray pada putri kecil nya.


" Mau...." jawab Azell dengan mata berbinar.


" Ayah kenapa Adik?." tanya bunda yang berjalan dari arah dalam rumah.


" Bunda, adik mau ikut mengantar kakak sekolah, boleh ya." tanya ayah.


Mesya melihat wajah putri nya dengan tatapan mengharap.

__ADS_1


" Adik mau ikut?." tanya bunda


" Mau...." jawab Azell dengan bibir maju beberapa centi.


" Benar, wah adik sekarang sudah berani ya Antar kakak ke sekolah." puji bunda pada putri nya.


" Baik, bunda kasih ijin adik, tapi saat pulang nanti adik duduk yang anteng ya saat bersama dengan ayah, kan ayah pegang setir mobil." ucap bunda.


" Ciap bunda, telima kasih bunda, adik cayang bunda." jawab Azell yang menciumi wajah ayah nya.


" Adik kenapa bukan bunda yang di cium, kok malah ayah." ucap bunda yang pura pura cemberut.


Mesya begitu terkejut melihat kondisi Yeni saat ini, ia kembali teringat saat melahir kan Azell dulu, tidak ada suami di samping nya bahkan anak anak nya juga sedang sekolah.


Mesya tidak hanya diam, ia langsung berlari masuk ke dalam rumah untuk mengambil kunci mobil nya.


" Bik, bik Ida, mbak Tia." panggil Mesya


" Iya non." jawab bik Ida yang dari arah dapur di susul oleh Tia.

__ADS_1


" Nanti kalau Abang pulang kasih tahu ya, kalau saya ke RS karena Yeni mau melahir kan, untuk Azell tolong di pegang ya mbak Tia, kalau kak Adit sudah datang nanti saya akan pulang." ucap Mesya yang memberi pesan pada ke dua asisten rumah tangga nya.


" Baik non." ucap bik Ida


" Baik bu." ucap Tia.


Mesya bergegas masuk ke dalam mobil dan mengajak Yeni untuk segera ke RS, Mesya yang sudah mahir dengan menyetir mobil, ia memegang kemudi dengan tangan kanan nya, sedangkan tangan kiri nya mengambil ponsel untuk menghubungi Ovi meminta tolong untuk menghubungi Kak Wildan agar memberi tahu kak Adit kalau Yeni akan melahirkan.


Setelah selesai menghubungi Ovi, Mesya menancapkan gas mobil nya agar mereka berdua cepat sampai di RS.


Adit langsung menuju ke RS dimana sang istri akan melahir kan, Adit sempat mengumpat pada para pengguna jalan, jalan yang biasa nya sudah mulai lenggang sekarang malah terjadi kemacetan.


Sesampai nya di RS, Adit langsung menuju ruang bersalin, melihat ada Mesya di sana, Adit merasa berdebar, ia akan menjadi papi dari 3 orang anak, untuk anak ke tiga ini, Adit dan Yeni ingin melihat sendiri jenis kelamin anak ke tiga mereka tanpa melihat saat USG.


Mesya yang tadi nya ingin pulang karena khawatir dengan Azell, malah kembali duduk, karena tidak ada satu orang pun yang ikut menunggu Yeni melahir kan.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2