CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 200


__ADS_3

" Mas minta sampai 3 kali, Kayla pegel semua mas." Jawab Kayla


" Itu bukti cinta mas sama adik, menjalankan kewajiban suami memberu nafkah bathin." Sandi mengecuo leher istrinya


" Apa itu mas yang mints, jadi Kayla yang udah melaksanakan kewajiban menyenangkan dan melayani suami." Kayla mencubit hidung Sandi


" Oke, sebagai ucapan terima kasih, mas panggilkan terapis aja, karena mas juga tidak bisa mijitin adik." Sandi melepon ke hotel untuk meminta terapis datang ke kamarnya


" Terima kasih mas." Kayla manjda pada suaminya


" Iya sayang." Sandi memeluk dan mengecup pucuk kepala istrinya


Kemudian terdengar ketukan pintu dan Sandi bergegas membukanya


" Silahkan masuk bu." Datang seorang terapis perempuan setengah baya dan di persilahkna masuk oleh Sandi


" Terima kasih pak, permisi bu."


" Iya silahkan masuk, dengan ibu siapa." Kayla menyalaminya


" Ibu Sari, maaf yang mau terapis bapak atau ibu?." Tanya bu Sari


" Istri saya bu, saya tidak usah." Sandi duduk di sofa


" Mari silahkan bu, silahkan ganti baju dulu." Bu Sari memberikan selembar kain untuk di pakai oleh Kalya saat terapi


" Baik bu, panggil saya mbak saja masih muda." Sambil berlalu ke kamar mandi, Sandi hanya tersenyum mendengarnya


" Baik mbak, tapi tidak enak juga, tidak sopan." Jawab Bu Sari


" Tidak apa-apa bu, istri saya masih muda kok." Ucap Sandi


" Baik pak."

__ADS_1


Kayla pun keluar dari kamar mandi dengan sudah berganti pakaian menggunakan kemben


" Gini pakainya ya bu?." Tanya Kayla


" Iya bu, eh maaf mbak."


" Hehehe... cantik tidak mas." Bergaya di depan suaminya


" Cantik dong istri mas," Sandi tersenyum sambil menelan saliva


" Kalau tidak ada orang sudah mas makan kamu sayang." Lanjut Sandi di dalam hatinya


" Silahkan mbak, tiduran terlungkup dulu ya."


" Baik bu."


Bu Sari mulai melakykan terapi dengan memijit di bagian-bagian syaraf tertentu untuk merilekskan otot yang kencang


" Mas mau kemana?." Tanya Kayla sambil memandang ke arah suaminya


" Keluar sebentar sayang. bye, Assalamualaikum."


" Wa'alaikumsalam mas."


Sandi meninggalkan Kayla yang masih melakukan terapi di dalam kamar


" Maaf apa mbak yang menikah 2 haru yang lalu di sini ya?." Tanya bu Sari


" Iya bu, kok ibu tahu?."


" Tahu mbak, kemarin juga habis terapi dari kamar sebelah seorang ibu-ibu."


" Mungkin mama mertua saya bu."

__ADS_1


" Ya namanya bu Ningsih katanya habis melaksanakan pernikahan anaknya disini."


" Iya bu, itu mama mertua saya."


" Orangnya baik banget mbak."


" Iya bu, memang mertua saya orangnya baik banget, tadi suami saya juga baik banget orangnya."


" Iya mbak, suami mbak itu gabteng sering jadi pembicaraan itu karyawan disini."


" Masa' sih bu?."


" Iya mbak, katanya pengantin laki-lski nya ganteng tapi sayang sudah milik orang, istrinya juga cantik, serasi bikin iri, gitu mbak."


" Oh ya bu, hehehehhe.... jadi tidak enak saya bu."


" Suami mbak gagah gitu, pantes ya mbak sampai kecapean kayak gini, eh.... maaf mbak saya asal bicara saja."


" Tidak apa-apa bu, saya kecapekan aja sejak seminggu sebelum menikah sudah sobuk." Alibi Kayla


" Iya emang, emang menikah itu butuh lama persiapan mbak."


" Iya bu,."


" Sudah kewajiban seorang istri mbak berbakti kepada suami."


" Iya bu, saya menyadari itu, huammm....."


" Tidur saja mbak, tidak apa-apa nanti kalau udah selesai saya bangunin."


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2