CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 170


__ADS_3

"Bang, bang." Sindi berulang kali membangukan suami nua, di usap lengan kekar suami nua dan berhasil membangunkan Irsyad, setekah tersedar dari tidur nya, Irsyad memandangi wajah istri nya


"Ayo sholat subuh dulu bang?." Ajak Sindi pada Irsyad


"Sindi, maaffin abang ya." Irsyad menaruj Sindi ke pelukan nya, Sindi hanya terdiam mendapatkan perlakuan seperti itu.


"Maafkan abang semalam karena ada sesuatu hal abanh harus pergi, saat abang kembalu, kamu sudah tidak ada di sana Sin, abang mencari mu sepanjang malam, abang takut terjadi kamu marah dan pergi." Lanjut Irsyad


"Bang, Sindi sudah maaffin abang, Sindi juga tidak akan pergi, Sindi tidak tahu kalau semalam abang begitu khawatir pada ku." Jawab Sindi


"Semalam abang melihat anak kecil di luar pantai, saat abang mencarimu dan abang merasa kasihan pada mereka akhir nya abang mengajak mereka makan di seberang jalan." Irsyad bercerita


"Abang tidak membawa ponsel semalam jadi abang tidak bisa menghubungi mu, saat abang kembali, kamu sudah tidak ada di tempat itu."


"Apa sebenar nya bang Irsyad juga mencintaiku? ia begitu takut terjadi apa-apa pada ku semalam." perhatian yang bang Irsyad berikan berhasil membuat Subdu bahagia di hari sepagi ini, ia mendapatkan beberapa kalu pelukan juga ciuman di kening nya karena Irsyad sangat mengkhawatirkan diri nya semalam.


Irsyad dan Sindu sudah kembalu ke rumah, Tika dan Bagas menyambutnya dengan banyaj pertanyaan, setelah Sindi dan Irsyad menjelaskan apa yang sebenar nya terjadi, Tika percaya tapi tidak dengan Bagas, ia tahy sesuatu yang di sembunyikan oleh putra nya itu


Irsyad memulai haru pertama nya bekerja di RS, tapi tidak sebagai dokter, ia bekerja menggantikan posisi abang nya Juna sebagai direktur utama RS, sekaligus pemilik RS tersebut, di sela-sela pekerjaan nya Irsyad memutuskan untuk menjenguk Tia, karena Irsyad mendapat pesan dari Mela kalau Tia masuk RS semalam, setelah bermain di pantai

__ADS_1


Setelah sampai di depan kamar inap tersebut Irsyad menarik gagang pintu tersebut.


"Mas...." Suara lembut Mela menyapa nya


"Mela bagaimana keadaan Tia?." Tanya Irsyad


"Alhamdulilah Tia sudah lebih baik sekarang, mas Irsyad ada apa sampai datang kemari?." Tanya Mela


"A...aku." Irsyad gugup untuk menjawab pertanyaan dari Mela.


"Aku hanya ingin memastikan keadaan Tia." Jawab Irsyad


"Duduk mas." pinta Mela, Irsyad duduk di sofa yang berada di kamar inap tersebut, saat ini Tia sedang tertidur karena baru saja meminun obat, yang mungkin ada efek samping yang membuat nya tertidur lagi.


"Aku baik Mel." Jawab Irsyad singkat


"Aku senang mendengar nya." Ucap Tis


"Apa mas sedang dekat dengan seseorang saat ini?." Tanya Mela

__ADS_1


"Maksud mu????." Tanya balik Irsyad sambil mengerutkan dahi nya


"Ah sudah mas, luapakan saja." Mela kembali memperlihatkan senyum manis nta


"Mela apa yang akan kamu lakukan setelah ini? maaf aku tidak bermaksud untuk ikut campur masalah keluarga mu." Tanya Irsyad


"Aku bermaksud untuk mengajukan perceraian pada mas Indra, dab aku akan membawa Tia bersamaku." Jawab Mela


"Tapi..." Ucapan Mela menggantung


"Tapi kenapa Mel?." Tanya Irsyad


"Aku tidak tahu mas, apa mas Indra akan mudah membiarkan ku membawa Tia!!!." Tiba-tiba....


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2