CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 109


__ADS_3

" Ya sudah kalau begitu istirahatlah nak, jangan lupa sholat tahajud minta petunjuk sama Allah ya nak." Ucap Mommy


" Iya mom dad, kalau begitu Lian pamit, Assalamualaikum," Ucap Lian mencium pipi Mommy dan Daddy bergantian, Daddy dan Mommynya hanya bisa menggelengkan kepala melihat semua anak-anak mereka tidak ada yang berubah meskipun sekarang mereka sudah dewasa semua, semoga saja sampai kapan pun, sifat mereka akan sama seperti ini


🌹🌹🌹


Hari demi hari Lian lalui dengan membuktikan dengan berbagai cara agar segera mendaat restu dari kedua orang tua Bianca, Lian bertemu terakhir dengan Bianca saat mengantar Bianca pulang, dan sampai sekarang dia belum bertemu kembali, Sedangkan Bianca dia begitu cemas karena tidak ada kabar tentang Lian, tapi Bianca percaya sama Lian,


🌹🌹🌹


Disaat Lian lagi berjuang untuk membuktikan keseriusannya, disisi lain pula orang tua Bianca dan orang tua Lian sedang bertemu di restauran Juna untuk makan


" Assalamualaikum." Ucap Bagas dan Tika


" Wa'alaikumsalam, duduk." Ucap Adam dan Safitri


" Dah lama kak?." Tanya Bagas

__ADS_1


" Gak kok, kita juga barusan nyampeknya." Jawab Adam


" Mbak gimana kabar?." Tanya Tika pada Safitri


" Baik dek, kamu sendiri gimana, wih tambah cantik kamu dek, bagi dong rahasianya." Ucap Safitri


" Alhamdulilah baik juga kak, kakak juga tambah cantik." Ucap Tika


" Kak, gimana perkembangang tetang Lian dan Bianca?." Tanya Bagas setelah memesan makanan


" Alhamdulilah, aku gak nyangka kalau jagoan kamu bisa membutikan dengan cepat, aku salut sama dia." Ucap Adam


" Gak papa mbak, biar Lian juga merasakan susah dulu bagaimana mendapatkan seorang istri,." ucap Bagas


" Tapi tenang aja, sebentar lagi aku akan mengajak ketemuan Lian untuk memberitahu kalau kita sebagai orang tua dari Bianca merestui mereka berdua." Ucap Adam


" Tapi aku itu penasaran banget ya, mereka itu sejak kapan mempunyai rasa, mereka berhasil menutupi semuanya dari kita, mangakanya kemarin saat mas Adam menjodohkan Bianca, Bianca kabur, dan saat kabur eh waktu pulang malah di antar oleh Lian." ucap Safitri

__ADS_1


" Aku juga gak tahu mbak, mbak sama mas Adam tahu tidak, saat Lian bercerita kepada kita berdua tentang perjodohan Bianca, Lian itu kelihatan banget lo kalau Lian begitu takut Kehilangan Bianca, aku yakin cinta mereka berdua itu sangat dalam, mangkanya ikatan mereka sangat erat." Tika menceritakan apa yang terjadi beberapa saat lalu.


Mereka ber empat berhenti di saat makanan mereka datang dan di lanjutin untuk makan


🌹🌹🌹


Adit yang merasakan ada yang berbeda dengan Lian,


" Yan, ada apa? aku lihat sejak dari restauran kapan hari itu, kamu kelihatan lebih banyak diam." Tanya Adit


" Gak ada apa-apa Dit, cuma ingin membuktikan kalau aku serius sama dia." Lian berucap begitu saja


" Hah, apa aku gak salah denger nih, berarti kamu sudah menemukan cinta sejati kamu Yan, ah aku merana dong." Ucap Adit seakan-akan Lian akan pergi jauh


" Kamu kenapa? salah makan obat, apa kamu belum merubah identitas kamu Dit." tanya Lian dengan terkekeh


" Amit-amit dah, kamu tu Yan, kalau bicara di filter dulu napa, gue laki-laki tulen bro, apa kamu ingin bukti hm." Jawab Adit dengan menaik turunkan alisnya

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2