CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 306


__ADS_3

" Sudah sayang, kamu tidak boleh berkata seperti itu, ingat apa yang telah mommy ucapakan kepada kamu, Harus selalu bersyukur. dimana pun dan kapan pun, entah itu suka maupun duka, tempat kita berkeluh kesah hanya Allah sayang, di mana tempat kita mengadu, berserah diri atas semua yang telah kita jalani, biarkan itu semua menjadi cerita mommy dan daddy, kita sebagai anak hanya bisa mendoakan yang terbaik buat mommy dan daddy, semoga Allah senantiasa memberi kebahagian yang tiada batas buat mommy dan daddy, abang punya cerita sendiri, kita bertemu di panti asuhan yang omma kelola, abang langsung jatuh cinta saat pertama kali bertemu dengan mommy, saat itu entah ada rasa apa, saat rombongan dari omma mau pulang, abang tidak mau di tinggal, sampai-sampai abang minta di gendong sama mommy dan tidak mau melepasnya, akhirnya mommy daddy mengajak abang untuk pulang, hari demi hari abang lalui dengan sangat bahagia, meskipun mommy daddy bekerja mereka tidak pernah sedikit pun menelantarkan abang, mereka memberikan abang limpahan kasih sayang begitu juga dengan om Arman dan om Angga, mereka sama seperti mommy daddy, dan disaat mommy melahirkan adik-adik, kasih sayang mereka tetap sama kepada abang, mereka selalu adil pada anak-anaknya, tidak pernah sedikit pun marah meskipun kita sangat nakal saat itu, entah mommy dan daddy mempunyai sihir apa, abang juga bingung, cukup dengan kata-kata dari mommy dan daddy kami ber lima langsung menurut dan pasti menangis dikala sudah menyakiti hati para orang tua, itulah yang membuat abang disaat sayang sudah melahirkan, abang ingin menjadi orang tua seperti daddy, cukup dengan tutur kata yang lembut anak-anak kita sudah paham dengan maksud abinya." Juna bercerita sampai mengeluarkan air matanya,


Ais yang melihat sempat kaget, sejak Ais bersama dengan suaminya, Ais tidak pernah melihat suaminya menangis sesenggukan seperti ini, Ais merasa bangga mempunyai suami seperti Juna, sosok yang sama dengan sosok daddynya, seorang laki-laki yang sangat tegas di depan orang lain tapi akan penuh kasih sayang bila di dalam keluarga dan laki-laki yang penuh dengan tanggung jawab, Ais harus berterima kasih kepada para orang tua yang ada di rumah ini, karena sosok merekalah yang membentuk sifat suaminya seperti ini.


Ais menghapus air mata suaminya." Abang sudah jangan menangis lagi, kita jangan lupa selalu mendoakan mereka semua ya bang, berkat campur tangan merekalah juga kita bisa menjadi sepasang suami istri, tanpa ada mereka pasti kita tidak akan bertemu."

__ADS_1


" Iya sayang, abang mengerti, kita istirahat ya, besok agar kita fit lagi ya."


...🌷🌷🌷...


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


Tapi berbeda dengan Irsyad dan Mesya, mereka berdua sekarang bisa berfikir kalau nanti mereka akan menikah, mereka ingin mendapatkan sosok yang saling mencintai, mereka tidak ingin kehidupan kedua orang tuanya yang saat itu menikah tanpa di dasari cinta, tapi mereka berdua kembali kepada apa yang di tetapkan oleh Allah, jodoh pasti sudah di atur oleh Allah.


...🌷🌷🌷...


......To be continued ❤️......

__ADS_1


__ADS_2