
" Baik kalau ini keputusan yang telah kamu ambil nak, kami sebagai oranv tua kamu pasti kami akan mendukung putra dan putri nya untuk menggapai kebahagian, kamu jangan berfikir tentang hubungan persabahatan mommy, daddy, om Arman dan tante Vika, cukup kamu selesai di sini saja untuk yang lain nya serahkan pad kami, biarkan nanti mommy dan daddy yang mengurus nya ya sayang, sekali lagi mommy memberi saran ya nak, kamu dengarkan baik baik, mommy tahu hati kamu pasti terluka, mommy tahu kamu kedepan nya pasti akan menutup hati kamu rapat rapat untuk laki laki lain, tapi mommy minta suatu saat nanti kamu mau membuka hati kamu untuk laki laki lain, tidak semua laki laki seperti Daniel, lihat daddy, oppa, kakek dan abang kamu, apa mereka sama dengan Daniel, pasti nya tidak kan, jadi bila nanti waktu tiba ada laki laki yang serius sama kamu, kamu harus bisa mempertimbangkan lagi ya nak, mommy tidak meminta kamu untuk menerima nya tapi untuk di pertimbangkan, jangan sampai kamu lupa kalau kamu jyga butuh sandaran, butuh berbagi dan masih banyak lagi nak." ucap mommy panjang lebar dan Mesya lagi lagi menganggukan kepala nya menandakan kalau ia paham apa yang d ucap kan oleh mommy barusan.
Setelah kepergian Mesya, Tika merbahkan kepala nya di dada di bidang suami nya, menandakan kalau Tika butuh bantuan sandaran untuk berbagi.
" Sayang, mas tidak menyangka kalau Daniel bisa berbuat seperti itu, mas tidak yakin baik Arman maupu Vika pasti mengajarkan anak anak mereka dengan baik." Ucap Bagas
__ADS_1
" Adik juga berfikri seperti itu mas, tapi bagaimana lagi, semua anak itu bisa di lihat dari pergaulan nya, lingkungan sekitar nya lah yang membuat seorang anak akan berubah dan menemukan sosok jati diri nya, adik bersyukur kalau Mesya baik baik saja, bahkan kejadian itu sudah 1 minggu lebih mas, sekarang yang harus kita fikirkan adalah bagaimana cara nya kita bertemu dengan kak Arman dan Vika mas, jangan sampai masalah ini berlarut larut, kasihan putri kecil kita mas, biar Mesya bisa bernafas lega setelah ini semua nya jelas, aku yakin sampai saat ini pasti Daniel belum cerita ke kak Arman maupun ke Vika." Ucap Tika
" Iya dek, mas juga berfikir begitu, besok coba mas telp Arman, apa dia juga ikut kesini untum acara wisuda Daniel apa tidak, kalau memang mereka ada di sini, kita selesaikan saat itu juga, bagaimana pun kita harus memprioritaskan Mesya." jawab Bagas dan Tika menganggukan kepala nya menandakan kalau Tika juga setuju atas tindakan yang suami nya ambil, semua nya demi kebahagian putri kecil nya itu.
Ke esokan hari nya, Bagas menelpon Arman dan bertanya, Bagas sangat senang karena Arman dan Vika juga berada du Jakarta, Bagas mengajak Arman untuk bertemu setelah acara Wisuda Mesya dan Daniel selesai dan Arman mengiyakan ucapan Bagas.
__ADS_1
Acara demi acara telah selesai dan sekarang tibalah saat nya...
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...