
Sedangkan Irsyad mengambik sosis sapu dengan olesan mayonais dan saos cabai
Sementara Sita sudah mengambil lobster dan di kupas nya udang besar itu, dagin nya yang berwarna putih di celupkan ke saos sapi panggang. tapi ia tidak langsung memaka nys justru membuat lobster itu untuk kakak nys makan, Sita menyuapi Sindu dengan sangat lembut
Sontak membuat mata tertuju pada adik kakak yang begitu romantis
Bahkan Sindi tidak sungkan untuk melahap lobster yang di berikan oleh dari tangan adik nya itu
Fikri menyenggol tangan Irsyad sambil berkata." Masak kamu kalah sama adik nya Sindi, sebenar nya iyu tugas kamu, kenapa malah Sita yang nyuapin Sindi." Ucap Fikri sambil menatap ke arah Sindi dan Sita
" Buruan gantiin suapin istri kamu bro." Lanjut Fikri yang terus memanas-manasin Irsyad
Irsyad yang masih memegabg tusukan sosis sisa gigitan nya, ia tambah lagi saos sapi panggan nya dan menyodorkan ke hadapan Sindi.
Wajah Sindi merona saat menerima perhatian dari Irsyad yang tidak biasa dari Irsyad, tapi Sindi membuka mulut nya dengan menggigit kecil sosis itu dengan malu-malu
Perlakuan Irsyad mendapat tepuk tangan daru Naya
" Uhhhh, So swettt banget, aku juga mau." Ucap Naya
__ADS_1
" Fik, suapin noh Naya." Ucap Irsyad yang membalas dendam atas perlakuan nya tadi
" Jomblo jadi iri nih." Lanjut Naya dengan tangan yang di lipat di depan dada
Mereka menikmati makanan nya, Irsyad terus menyuapi Sindi dengan berbagai jenis makanan yang tersaji di sana, sekarang Sindu tanpa malu lagi menerima makanan yang di berikan Irsyad
Fikri yang melihat sahabat dari calon istri nya, mendapat kan suami yang menurut nya cocok untuk Sini, sangat senang sampai ia bernyanyi sedikit lirik lagu
***Kemesraan ini
Jangan lah cepat berlalu
Kemesraan ini
Hatiku damai
Jiwaku tentram di samping mu
Hatiku damai
__ADS_1
Jiwaku tentram
Bersamamu***
Suara tawa dan canda mengiringi malam itu hingga larut malam, karena waktu sudah larut malam oma dan opa langsung masuk ke dalam kamar untuk istirahat, Irsyad juga meminta mama papa dan Sindi untuk segera masuk ke dalam rumah, menuru Irsyad angin malam tidak bagus untuk kesehatan
Malam itu, setelah selesai acara nya, smeua masuk ke dalam kamar, Fikri dan Naya di suruh oleh mama untuk menginap di sini juga.
Irsyad masuk ke dalam kamar Sindi, terlihat Sindi sudah membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur, Irsyad langsung menuju kamar mandi untuk mengganti baju tidur yabg sudah di siapkan oleh Sindi, setelah keluar dari kamar mandi Irsyad langsung merebahkan diri nya di samping sang istri." Tidur lah Sin, ini sudah larut, abang juga mau istirahat," Ucap Irsyad sambil menarik Sindi ke dalam pelukkan nya dan mendaratkan sebuah ciuman di kening sang istri,
Sindi yang mendapat kan ciuman serta pelukkan langsung membuat wajah nya merah merona, dan langsung menenggelamkan wajah nya di dada bidang sang suami
...🌷🌷🌷...
Di kamar lain, Citra dan Angga juga sudah membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur, tubuh mereka memang sudah berada di atas temaoat tidur, tapi mata mereka belum terpejamkan, Angga dan Citra larut dalam fikiran mereka masing-masing.
" Sayang kamu belum tidur." Ucap Angga yang tahu istri nya belum tidur setelah memiringkan tubuh nya untuk menghadap ke sang istri
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...