
Setelah mengantarkan si kembar ke sekolah, Tia dan Asep langsung pulang dan akan kembali menjemput saat jam sekolah telah usai.
Ray sedang membaca surat surat yang berada di atas meja nya, kerjaan yang begitu menumpuk karena ia tinggal pulang ke Surabaya selama 1 Minggu, ia harus menyiapkan tenaga yang luar biasa, ia berfikir, bisa bisa ia akan pulang larut malam nanti nya.
Pintu terbuka, dan terlihat wajah Wildan dan di belakang nya ada Tio. Meskipun mereka ber 4 sahabat tapi mengenai hati dan pekerjaan mereka akan melakukan secara profesional dan tanpa melibat kan kata kata persahabatan.
Wildan mengambil surat surat yang sudah di tanda tangani oleh Ray lalu kemudian keluar.
" Ada apa?." Ray mengajak Tio duduk di sofa.
Ray melihat wajah Tio dan di lihat dari raut wajah nya keadaan Tio sedang tidak baik baik saja.
" Kamu pasti sudah tahu dari Mesya, dan Nova pasti nya sudah cerita ke Mesya." Ucap Tio.
__ADS_1
" Iya aku sudah dengar dari Mesya." Ray mengiyakan ucapan Tio, bahwa diri nya sudah tahu, ada masalah dalam rumah tangga sahabat nya serta sahabat istri nya itu.
" Aku ingin tahu, kamu ingin membawa usaha kamu keluar untuk apa? Terus rencana ke depan nya bagaimana dengan profesi kamu yang sebagai dokter?." Tanya Ray.
" Biar usaha ku semakin berkembang dan mengenai profesiku aku akan mencari kerja di sana juga, yang aku fikir kan adalah kehidupan yang layak buat anak istri ku, biar mereka tidak merasakan kehabisan uang, apa lagi sekarang Nova juga sudah tidak bekerja." Jawab Tio
"Usaha kamu maju, profesi kamu juga bisa menunjang, uang berlimpah, Nova dan anak kalian pasti aman." Jawab Ray
Tio tidak bisa menjawab pertanyaan dari Ray.
" Kenapa kamu kembali Ray?." Tanya Tio yang penasaran, dulu mereka berdua pernah berpisah lama dan baru beberapa tahun belakangan ini mereka bertemu kembali, dulu Tio tinggal di Kalimantan mengikuti ke dua orang tua nya, sedangkan Ray tinggal di Jakarta dan dulu sempat membuka usaha di Medan beberapa tahun kemudian Ray lebih memilih untuk kembali ke Jakarta.
" Aku berfikir, sudah terlalu lama jauh dari keluarga, aku tidak ingin suatu saat mereka di panggil oleh Allah, aku tidak pernah berada di sisi mereka, suatu penyesalan jika itu terjadi." Kata Ray.
__ADS_1
" Kamu itu anak satu satu nya Tio, sudah kewajiban mu untuk menjaga ke dua orang tua mu, dulu kamu tinggal bersama dengan orang tua mu di Kalimantan dan Sekarang setelah ayah mu pensiun, mereka juga ikut pindah ke sini, mereka sangat begitu menyayangi kamu Yo." ucap Ray
Tio mendengar semua apa yang di ucapan oleh sahabat nya itu.
" Pikirkan lagi apa yang aku ucapkan barusan, semoga bisa bermanfaat, dan kalian tidak akan ada keributan lagi." ucap Ray sambil menepuk bahu sahabat nya itu.
...Curhatan Author...
...Memang susah di kala kita berperang dengan diri kita sendiri, antara impian dan keluarga, semua harus di fikirkan dengan matang matang...
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...