CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 102


__ADS_3

Semua mata disana melotot sambil melongo, kecuali Irsyad yang sudah tahu rencana abangnya, sedangkan Bian wajahnya langsung merah seperti tomat, karena sejak kedatangan Lian di RS Bian mencoba untuk menghindar agar jantungnya bisa stabil lagi, karena tidak biasanya Lian mau turun tangan untuk urusan beginian, apalagi yang di antar pulang adalah seorang perempuan, katanya Lian perempuan adalah manusia yang selalu mengganggu dan merepotkan, terbukti setiap ada apa-apa selalu Irsyad yang mengantar kakak dan adiknya, sedangkan Lian hanya mau mengantar Mommy dan Ommanya saja selama ini.


" Bang?." Ucap Mesya


" Apa dek?." Tanya Lian


Sebelum Mesya berucap lagi sudah di hentikan oleh Mommy dan Irsyad dengan menggelengkan kepala saja Mesya sudah tahu dan menghentikannya


" Apa dek?." Tanya Lian lagi


" Gak ada apa-apa bang, cuma mau bilang cepetan anterin kak Bianca pulang, keburu di cari orang tuanya tau." Jawab Mesya


" Iya ini juga mau begitu, kamu aja dek yang bikin lambat aja."


" Ya ya ya."


" Gimana Bi, kamu mau di antar oleh adik iparku Bi?." Tanya Ais


" Aku pulang sendiri ya, aku tidak bisa berduan yang bukan mukhrim.!" Pinta Bian


" Gimana dek? gak apa-apa ya kalau Bianca menolak kamu antar pulang." Tanya Juna pada Lian

__ADS_1


" Emm, tidak apa-apa bang." Jawab pasrah Lian setelah mendengar jawaban penolak dari Bianca


" Ya sudah ya Ais, kak, om, tante, dan kakak-kakak yang lainnya Bianca pamit pulang dulu, Assalamualaikum." ucap Bian smbil mencium tangan Tika


" Wa'alaikumsalam." Jawab mereka serempak


" Ya sudah kita siap-siap pulang yuk, Ais kan juga sudah di perbolehkan pulang." Ucap Mommy


" Iya Mom."


🌹🌹🌹


Semua sekarang sudah ada di rumah keluarga besar Pamungkas, Mommy dan Daddy yang melihat kalau putranya sejak di tolak oleh Bian diam saja seperti orang tidak bertenaga,


Tok Tok Tok


Krek.... Pintu di buka oleh Lian


" Mom!." Ucap Lian yang kaget, karena ke hadiran sang Mommy di depan kamarnya


" Mommy boleh masuk sayang?." Tanya Mommy

__ADS_1


" Boleh mom, silahkan." Lian mempersilahkan masuk sang Mommy ke kamarnya


Mommy duduk di tepi tempat kasur lalu menepuk kasur yang disebelahnya untuk meminta Lian duduk di sebelahnya, tapi Lian tidak duduk di sebelah sang Mommy malah merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur lalu meletakkan kepalanya di pangkuan Mommynya


" Kenapa sayang, hm? kenapa abang diam saja, apa ada yang mengganggu fikiran putra tampan Mommy?." tanya Tika


" Mom, abang mau curhat tapi jangan di ketawain ya?." Pinta Lian


" Iya, mommy janji, coba ceritakan." sambil membelai rambut Luan yang berada di pangkuannya


" Mom, rasanya jatuh cinta itu bagaimana sih?."


" Jatuh cinta itu di saat abang berdekatan sama dia, ada desiran bergemuruh di dada abang, jantung abang berdetak begitu cepat, senang melihat dia tersenyum dan sedih disaar dia menangis." Ucap Daddy yang tiba-tiba masuk ke kamar putrnya


" Daddy!." Ucap Lian yang malu-malu


" Gak apa-apa son, emangnya kamu suka sama siapa, hmm, perempuan mana yang sudah membuat seorang Lian yang susah sekali berdekatan sama perempuan sekarang malah sebaliknya." Ucap Daddy


" Daddy, abang malu."


" Cerita nak, benar apa yang di bilang sama Daddy kamu nak." Ucap Mommy

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2