
Sindi menyusun dua pirinv berisi nasi dan mangkok berisi soto ayam yang sudah ia angetin tadi, Sindi juga menyajikan perkedel dan kerupuk juga ada sama di atas meja makan, Irsyad yang sudah selesai mandi dan memakai baju yang telah di siapkan oleh Sindi, segera turun dan menuju meja makan di sana
Sindi melayani suami nya dengan penuh kasih sayang, Irsyad yang senang karena Sindi banyak perubahan, di awal menikah Sindi masih canggung untuk melayani suami nya tapi lama-kelamaan Sindi sudah tidak canggung lagi
Irsyad makan begitu lahap dan nasi nya juga nambah 2 piring, setelah makan Irsyad memilih duduk di ruang tamu, Sindi memberikan teh hangat pada Irsyad, setelah cukup larut, Sindi masuk ke dalam kamar untuk istirahat sedangkan Irsyad memilih tidur di sofa, Irsyad membiarkan Sindi tidur di tempat tidur nya sendiri, Irsyad takut jika tidur bersama Sini akan terjadi hal yang tidak di inginkan, apa kagi saat ini Sindi sedang hamil
Pagi ini Irsyad berangkat di RS untuk bekerja, namun sore hari nya Irsyad bertemu dengan Dita di depan apotik RS, Dita memang rutin menebus obat untuk mama nya yang memiliki kondisi fisik yang sangat lemah semenjak melahirkan Ikbal.
Jam kerja Irsyad sudah selesau hari ini, saat akan oulang Irsyad melihat Dita sedang menunggu taksi tanpa berfikir panjang lagi Irsyad menawarkan diri untum mengantarkan Dita pulang
Di perjalanan Dita memberanikan diri untuk bertanya, siapa wanita yang di nikahi oleh laki-laki yang di cintai nya ini
" Kak apa boleh aku menanyakan sesuatu pada kakak?." Tanya Dita sambil menatap Irsyad yang sedang fokus menatap ke depan karena sedang mengemudikan mobil nya
__ADS_1
" Boleh." Irsyad menjawab singkat tanpa berfikir macam-macam
" Siapa wanita yang kakak nikahi, apa aku mengenal nya?." Tanya Dita
" Ia , kamu mengenal nya, wanita yang aku nikahi Sindi kekasih almarhum Ikbal." Jawab Irsyad
Dita membulatkan mata jya seolah-olah tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Irsyad barusan
" Iya dia memang sedang hamil." Irsyad menjawab nya
" Apa itu anak kaka, apa kak Irsyad yang menghamili wanita itu?." Tanya Dita
Tiba-tiba Irsyad mengerem mobil nya secara mendadak setelah Irsyad mendengar ucapan Dita barusan
__ADS_1
" Dengar ya Dit, sekalipun itu bukan darah daging ku, tapi aku akan memperlakukan dia seperti anak kandung ku Sendiri." Irsyad menjawab dengan datar dan dingin, Dita masih tidak percaya dengan kebenaran yang baru saja ia dapat kan itu, Dita yang mengenal Irsyad sejak dulu tidak pernah sedikit pun tahu sikap Irsyad barusan
Rasa kesal," kenapa dan apa hebat nya wanita itu." Ucap Dita dalam hati nya
Setiba nya di rumah segera mencari mama nya, saat sudah menemukan mama nya yang sedang duduk di halaman belakang rumah nya, dengan tergesa-gesa Dita mendatangi mama nya dan menceritakan tentang Sindi yang di nikahi oleh Irsyad, sedangkan diri nya begitu mencintai Irsyad tapi Irsyad lebih memilih wanita murahan itu, Dita bercerita dengan bersungut-sungut meluapkan emosi nya di depan mama nya, dan mama nya masih menjadi pendengar setia Dita untuk meluapkan emosi putri satu-satu nya itu.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...
__ADS_1