
Ternyata di meja lain ada 2 pasang mata yang melihat interkasi di meja Mesya.
Di meja lain, Daniel dan Caca baru saja duduk, setelah memesan makanan Daniel mendengar ada suara tertawa yang sangat familiar bagi nya ,Daniel langsung membalikkan badan nya, dengan tangan terkepal dan menahan emosi tingkat tinggi, tanpa menunggu lama Daniel langsung menghampiri meja yang tidak jauh dari nya, sedangkan Caca masih ke toko kue yang berada sebelah cafe itu.
" Wao sungguh wanita munafik." ucap Daniel setelah berada di meja Mesya, Langit dan Ray.
Mesya yang mendengar itu langsung mengangkat wajah nya.
" Bang, tolong bawa Langit pergi dari meja ini, jangan sampai Langit mendengar nya." ucap Mesya dan Ray menganggukan kepala nya.
Tanpa banyak bicara Ray langsung membawa Langit, awal nya Langit menolak tapi dengan bujukkan untuk membeli ice cream akhir nya Langit mau.
" Kenapa kakak berbicara seperti itu?." Tanya Mesya
__ADS_1
" Kamu tidak usah menjadi orang yang bermuka dua, ini sudah ada bukti nya." jawab Daniel
" Kak, tolong suara kakak kecil kan, banyak mata yang melihat kita, kita bisa bicara baik baik." ucap Mesya
" Kenapa, kamu malu ya kamu malu kan, kamu masih ingat tidak dengan ucapan kamu dulu, saat aku ajak kamu jalan, kamu jawab apa Tidak dan alasan kamu adalah takut akan timbul fitnah, tapi apa sekarang kamu pergi dengan laki laki yang bukan mahrom kamu, bahkan kalian tertawa begitu lepas, apa kamu sudah berubah dan menjadi wanita dengan tipu daya di balik suara lembut kamu untuk menarik perhatian dari setiap laki laki yang dekat dengan kamu." ucap Daniel, orang yang berada di sekitar meja Mesya merasa tidak percaya kalau wanita di hadapan nya ini berbuat begitu, andaikan benar semoga segera mendapat hidayah, isi hati orang di sana
" Tapi aku kesini tidak hanya berdua." sanggah Mesya
" Aku sama Ovi dan Yeni dan mereka..." ucapan Mesya langsung di potong oleh Daniel
" Mana Ovi dan Yeni, sudah lah Sya, jadi orang jangan munafik, kenapa kamu masih menyangkal dengan semua bukti yang ada di depan sana, aku sangat bersyukur karena kita tidak jadi menikah, dan sekaranf aku tahu sifat asli kamu seperti apa, bagaimana Daddy dan mommy tahu kelakuan putri bungsung nya yang sudah berubah menjadi Wanita murahan." ucap Daniel yang menekan kata kata wanita murahan.
Mesya yang sedari tadi berbicara dengan suara lemah lembut langsung emosi karena ke dua orang tua nya serta harga diri nya telah di injak injak dengan mantan tunangan itu.
__ADS_1
Mesya maju 1 langkah hendak membalas ucapan Daniel dengan tidak menyangka Daniel menirima pukulan dari orang lain, Daniel yang tidak siap langsung tersungkur dan mengakibatkan 2 meja yang di belakang Daniel langsung patah.
" Brengsek kamu, kamu laki laki atau bukan." ucap Ray menarik kerah baju Daniel untuk berdiri.
" Ayo kita berkelahi secara jantan, jangan kaitkan wanita di dalam kita." lanjut Ray
" Wao ada pangeran kesiangan ini." ucap Daniel
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1