
4 bulan kemudian di kediaman keluarga Pamungkas sangatlah ramai karena hari ini akan di adakan Aqiqah putra dan putri dari Bagas dan Tika, semuanya berkumpul, ada Ayah, Papa Mama Bagas, Papa Arman, Papa Mama Citra (Authornya kasih tahu ya, mulai sekarang orang tua Bella, saya ganti dengan orang tua Citra ok,), sama yang lainnya, semuanya pada sibuk dan untuk para laki-laki menata ruang tamu sedangkan para perempuan sibuk menata apa yang akan di bawa oleh para undangan,
" Cit, kamu duduk aja, gak usah bantuin", Ucap Tika yang tidak tega melihat sahabatnya itu kesulitan untuk membantu karena perutnya sudah sangat besar
Ya sekarang kehamilan Citra sudah memasuki bulan ke 9 dan hanya menunggu hitungan hari akan melahirkan
" Ah gak papa Tik, itung-itung buat lahiran nanti biar lancar, aku ingin seperti kamu Tik, lahiran normal
" Iya Cit, aku ngerti tapi kamu duduk aja ya, udah dari tadi kamu mondar-mandir, nanti kalau kamu lahiran disini gimana? hayo capa yang bakal tanggung jawab
" 😁😁😁 okey Tik, ya udah aku duduk ya
" 👍
Citra sekarang sudah duduk dan hanya mengamati orang yang berlalu lalang di dalam rumah maupun di luar rumah
semua para tamu sudah datang dan acara juga akan segera di mulai.
__ADS_1
2 jam kemudian acara pun selesai dengan Hikmad, semua para undangan sudah pada pulang, sekarang hanya tinggal para orang tua dan sahabat mereka,
Vika yang dari beberapa hari ini mengalami kepala pusing dan agak mual di perutnya hanya diam saja dan tidak memberi tahukan siapa pun, saat semuanya sudah selesai, semua keluarga berkumpul di ruang tamu, disaat Vika akan beranjak dari duduknya untuk mengambil minum didapur malah pingsan dan membuat semua orang panik melihatnya
Arman yang melihat istrinya Pingsan bingung dan harus berbuat apa
" Sayang bangun mi, jangan buat papi bingung mi,
Tika langsung mengarahkan Arman untuk membawa ke kamar
" Kak Arman tolong bawa Vika ke kamar biar aku sama Citra periksa kak
tanpa pikir panjang Arman langsung membawa Vika ke kamar, setelah meletakan Vika di atas tempat tidur Arman langsung menyingkir karena disana ada Tika dan Citra yang akan memeriksa Vika
semua orang keluar dari kamar itu dan hanya menyisahkan Arman, Citra dan Tika
Citra mulai memeriksa dan melihat tidak ada gejala apa-apa semuanya normal hanya tekanan darah Vika lemah, habis itu ganti Tika yang memeriksa Vika, setelah memeriksa Vika, Arman langsung mendekati Tika
__ADS_1
" Tik, bagaimana denga Vika, tidak ada yang serius kan? tadi dari Citra tidak ada apa-apa
" Kakak tenang dulu ya, kita duduk dulu
" jangan begitu Tik, Kalau Vika sakit serius biar aku bawa ke RS sekarang saja biar tidak terlambat
Tika tersenyum melihat Arman gelisah karena kondisi istrinya itu
" Tik buat aku bingung, gimana kondisi Vika, kenapa kamu malah tersenyum
aku tersenyum karena aku senang sahabatku Vika mempunyai suami seperti kakak, kakak perhatian banget sama Vika,
Citra sebenarnya sedikit tahu tetang apa yang di alami Vika, tapi Citra tidak mau langsung mengutarakan itu, karena Citra tidak ahli dalam bidang itu, jadi Citra hanya menunggu kabar di saat Tika memeriksa Vika
" Selamat ya kak", Tika mengucapkan selamat pada Arman
🌷🌷🌷
__ADS_1
Ye ayo mau ada apa ini