
" Bang, kalau begitu Irsyad juga pamit ya, hari ini Irsyad juga lagi dinas di RS, kalau nanti sudah jam istirahat Insya Allah Irsyad akan kesini lagi." ucap Irsyad sambil mencium tangan semua orang disana
" Iya dek." jawab Sandi
" Iya nak, hati-hati ya dalam dinas, semoga teman kamu juga segera sadar ya."
" Iya mom."
" Assalamualaikum" ucap Irsyad
" Wa'alaikumsalam." jawab mereka semua
" Mom, siapa yang sakit?." Tanya Kayla
" Ikbal nak." Jawab mommy
" Astagfirullah, sakit apa mom?."
" Jantungnya nak, sekarang malah masuk ICU, mommy juga kurang tahu penyebabnya apa, karena adik kamu belum mau cerita ke mommy, mungkin nanti Irsyad cerita ke mommy,."
" Iya mom, mudah-mudahan cepat sadar, kasihan Ikbal dari kecil sudah mempunyai sakit jantung."
__ADS_1
" Ikbal siapa sayang." Ucap Sandi yang ikut nimbrung di sebelah Kayla
" Sahabatnya Irsyad mas, punya sakit bawaan dari lahir, gara-gara sahabatnya itu yang mendorong Irsyad menjadi dokter, itu adalah salah satu alasan Irsyad, dia ingin selalu ada buat sahabatnya itu,"
" Mas kagum pada Irsyad, dia selalu ada bagi orang yang membutuhkan terutama sahabatnya itu, nanti mas akan jenguk Ikbal ya, mumpung kita masih disini."
" Iya mas, tapi Ikbal masih di ICU mas."
" Tidak apa-apa sayang, meskipun mas tidak bertemu dengan Ikbal tapi setidaknya mas bisa melihat dia dari kaca."
" Iya mas."
" Emmm..." Kayla diam, Kayla menatap mommynya, dia tidak berani berbicara kalau mommy tidak cerita
Mommy yang tahu kalau Kayla lagi menatapnya mengangguk kepalanya, memberikan izin Kayla untuk cerita kepada suaminya
Kayla yang tahu langsung tersenyum
" Sebenarnya dulu dia pernah menyukai perempuan berhijab seperti adik mas, perempuan itu dari keluarga yang sangat agamis dan memiliki pondok pesantren tapi sebelum Irsyad melangkah ke jenjang berikutnya ternyata perempuan itu sudah di jodohkan oleh abahnya dengan laki-laki dari Kairo atau mana gitu, pokoknya laki-laki dari luar negri, Irsyad datang di pernikahan keduanya, setelah mereka menikah, perempuan itu di ajak sama suaminya tinggal di negaranya, sejak itu Irsyad sepertinya menutup pintu hatinya."
" Waduh kasihan juga kisah Irsyad, tidak jauh beda dengan mas,,, tapi untungnya Irsyad belum menikah sudah tahu, tapi mas sudah menikah."
__ADS_1
" Sudah jangan di bahas lagi masa lalu itu, yabg terpenting adalah masa sekarang dan masa depan, kamu San harus bisa bahagiain keluarga kecil kamu, boleh kita menengok masa lalu tapi hanya untuk pengalaman agar nanti di masa depan kamu atau pun Kayla mengalami hal yang sama dengan masa lalu, bisa langsung mempunyai jalan keluarnya."
" Iya ma."
" Tapi mas, kalau ada Irsyad jangan singgung perkara ini ya, dulu dia sangat sulit sekali untuk move on, untung saja ada Ikbal, Ikbal bisa mengalihkan dunianya Irsyad, mangkanya mas Ikbal dan Irsyad itu bagaikan garbu dan sendok, tidak pernah terpisahkan, saling melengkapi."
" Seperti kita ya sayang."
" Iya mas."
Semua tertawa mendengar ucapan dari Sandi
" Hahahahaha lucu kamu Sandi, bapak dari 3 anak kok masih bikis gemes mama."
" Biarin ma, kalau di depan anak-anak Sandi jadi sosok Ayah, tapi kalau lagi sama mama, Sandi menjadi jagoan kecil mama, seperti yang mama dan papa bilang selama ini."
Kayla selesai menyusui kedua bayinya dan sekarang baby Zafran dan baby Siyfa sudah.....
...🌷🌷🌷...
...To be continue**d**...
__ADS_1