
...Hai kak, Kisah antara Kayla dan Sandi sudah selesai, kita lanjut ke cerita bang Irsyad, dokter tampan yang banyak membuat hati para wanita meleleh hanya dengan melihat senyumannya dan saya juga akan mengulang sedikit kembali cerita yang pernah saya ceritakan di sela-sela cerita Sandi dan Kayla, jadi mohon baca dengan sabar ya, agar nanti saat membaca tidak bingung lagi, terima kasih...
...🌷🌷🌷**...
Irsyad adalah putra ke 4 dari pasangan Tika dan Bagas, dia berprofesi sebagai dokter, dari kecil dia selalu ikut kemana pun mommynya pergi bekerja sebelum mommynya berhenti bekerja,
Irsyad punya impian kalau besar nanti dia akan menjadi seorang dokter yang harus bisa menyelamatkan pasien-pasiennya, dan kenapa Irsyad mengambil ahli jantung karena salah satunya adalah alasan sang kakek, ayah dari mommynya, dan yang kedua adalah sahabat karibnya ini, Irsyad dan Ikbal berteman sejak duduk di bangku TK, dulunya Irsyad tidak tahu kalau Ikbal memiliki riwayat jantung bawaan, saat mereka duduk di kelas 2 SD ada kejadian Ikbal di bully oleh teman-temannya karena dia tidak pernah ikut Olah raga, dan menyebabkan penyakit jantung Ikbal kambuh, sejak itu Irsyad berjanji kalau akan selalu ada buat Ikbal, sampai-sampai bea siswa untuk ke luar negri tidak di ambil oleh Irsyad karena dia tidak mau jauh dengan Ikbal
Ceklek
Pintu UGD terbuka Irsyad masuk ke UGD dengan nafas tersengal-sengal
" Bagaimana dengan semuanya?." tanya Irsyad kepada perawat yang memeriksa kondisi Ikbal
" Di bawah normal dok, sepertinya pasien telah mengalami tekanan yang luar biasa, ini dok laporan saat sakit beberapa tahun lalu." Perawat itu memberikan laporan kesehatan Ikbal kepada Isryad
__ADS_1
" Baik, segera pasang semua alat bantu," Ucap Irsyad
" Baik dok." Perawat itu bergegas langsung melaksanakan apa yang di perintahkan oleh dokter Irsyad
Irsyad kembali ke ruangannya, sebenarnya hari ini jadwal Irsyad libur, berhubung Ikbal adalah sahabat karibnya dia tidak mau sedikit pun meninggalkan, selagi Irsyad membuka kembali buku riwatyat Ikbal, Ikbal di tangani oleh dokter jaga malam ini
Ruang UGD terbuka
" Dok bagaimana dengan kondisi anak saya?." Tanya Kasih mama Ikbal
" Mari kita berdoa semoga Allah memberikan keajaiban pada kita." Ucap dokter yang membuat kedua orang tua Ikbal lemas dan terduduk
" Saya permisi dulu ibu bapak." Ucap lanjut sang dokter sambil berlalu
Mama Ikbal terus menangis di dalam pelukan suaminya, dia tidak mampu membayangkan kalau dia akan kehilangan putranya itu
__ADS_1
Mama dan papa selalu memberikan semua yang anaknya minta, apapun selalu ia turuti, hanya ini saja dia dan sang suami tidak setuju untuk melihat Ikbal hidup bersama dengan wanita pilihannya, dia harus membayar dengan amat sakit melihat anaknya tidak berdaya di dalam ruangan berkaca
Di tempat lain, Sindi tidak bisa tidur, entah kenapa dia selalu terbayang senyuman Ikbal yang di sertai lesung pipinya, sejak sore tadi Sindi menghubungi Ikbal tapi tidak ada balasan dari pesan-pesan Sindi kirimkan, sudah dini hari Sindi belum juga bisa memejamkan matanya untuk tidur, Sindi melihat lihat foto Ikbal di ponsel miliknya sampai akhirnya bisa membawanya tidur.
Di tengah tidurnya Sindi bertemu Ikbal, kini memakai kemeja putih, terlihat sangat tampan, Ikbal tersenyum menghampiri Sindi
Ikbal berpesan bahwa anak dalam kandungannya harus Sindi jaga, Ikbal juga mengatakan anak itu yang akan membawanya kebahagian untuk Ikbal, saat Sindi ingin mengejar Ikbal, tapi seolah-olah tangan Ikbal terlalu jauh untuk di raihnya, Sindi hanya mampu berteriak-teriak memanggil nama Ikbal
" Ikbal...." Panggil Sindi
" Ikbal jangan tinggalin aku...." Lanjut Sindi
" Ikbal..." Teriak Sindi kembali
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...