CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 17


__ADS_3

" Ini semua gara-gara kamu pa, Ikbal meninggal kalau saja kamu tidak kasar dan tidak bentak pasti Ikbal ku masih disini, bersama aku."


" Cukup..." papa berteriak


" Kamu fikir cuma kamu yang merasa kehilangan hah? aku juga ma."


" Aku juga kehilangan mah, dia anakku, dia anak laki-laki yang selama ini aku bangga-banggakan ke semua orang, dan aku memakamkannya hari ini."


" Aku juga hancur mah, tapi kita tidak bisa seperti ini terus menerus, kita hatus melanjutkan hidup kita, masih ada Dita yang membutuhkan kasih sayang kita mah."


" Ayo kita pulang ya." Papa Ikbal merangkul bahu istrinya dan di bawa menjaih dari pemakaman untuk pulang ke rumah


...🌷🌷🌷...


Di tempat RS


Ponsel Sindi berdering, mama Citra yang melihatnya segera mengambilnya karena sekarang Sindi terlelap dalam tidurnya


" Hallo Naya." Ucap mama Citra


" Hallo, oh tante, Sindi dimana ya tan? seharian ini Sindi kemana ya tan, karena tadi Sindi tidak ada di kantor tan." Tanya Naya sahabat Sindi


" Iya Nay, Sindi sekarang lagi berada di RS Nay." Jawab mama Cintra

__ADS_1


" Apa tan, Sindi sakit apa tan? Di RS mana sekarang, biar Naya kesana sekarang." Tanya Naya


" Ada di RS xxx Nay, nanti tante kasih tahu kalau kamu sudah di sini ya Nay, Sindi butuh orang terdekatnya sekarang." Ucap mama Citra


" Iya tan, sebentar lagi saya kesana?." Jawab Naya


Selang 1 jam Naya dan calon suaminya bernama Fikri sampai di RS


Tok tok tok


Mama Citra membuka pintunta


" Masuk nak." Ucap mama Citra setelah membuka pintu


" Wa'alaikumsalam, kita keluar dulu yuk Nay, ke taman duku, Sindi baru saja bisa tidur Nay." Ucap mama Citra


" Baik tan, ayo mas." Ucap Naya sambil mengajak Fikri


" Iya Nay." Jawab Fikri


Sekarang mereka ber tiga duduk di taman sambil minum karena tadi Fikri sempat mampir ke kantin dulu untuk membeli minuman


" Tan ada apa, tante bisa cerita sama Naya dan mas Fikri, kami berdua janji sama tante kalau tidak akan cerita kepada siapa pun tan, tante percaya kan sama Naya dan mas Fikri?." Ucap Naya

__ADS_1


" Nay, tante bingung sekarang." Jawab mama Citra dengan meneteskan air mata


" Tante jangan menangis, kasih tahu pada kami tan, bagi kesedihan tante pasa kami berdua."


" Nay, Ikbal meninggal dunia."


Deg


Jantung Naya berdetak cepat saat mendengar ucapan mama Citra


" Ikbal pacarnya Sindi tan?." Tanya Naya


" Iya Nay, kemarin Ikbal meninggal dan tadi siang pemakamannya, tapi ada yang membuat tante lebih sedih lagi Nay, Sindi sekarang sedang hamil, dan ayah janin yang di kandung Sindi adalah anak dari Ikbal, tante harus bagaimana sekarang, om Angga belum tahu ini."


" Apa tante, tante harus kuat ya, Naya akan selalu ada buat Sindi dan tante, kalau tante butuh apa pun hubungi Naya ya tan, apa perlu Naya dan mas Fikri bantu untuk bicara sama om Angga tan?."


" Tidak usah Nay, mengenai om Angga biar itu urusan tante saja, yang bikin tante bingung adalah, bagaimana menghadapi kedepannya, apa Sindi bisa menjalani kehamilan tanpa sosok suami di sampingnya, meskipun ada kita tapi pasti di hatinya Sindi mengingkan sosok suami yang memperhatikan kondisi Sindi serta anak yang ada di dalam kandungannya." Jelas mama Citra


...🌷🌷🌷...


...Hai kakak-kakak semua, saya mau ingetin nih, bagi yang mau ikut Giveway ya, seperti 2 bulan yang lalu, bulan ini saya juga akan mengadakan Give way, Terima kasih...


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...To be continued...


__ADS_2