
Vina yang melihat Seli sudah pergi meninggalkan meja Viko langsung menuju meja Viko untuk mengintrogasi
" Ngapain dia kesini?." Tanya Vina to the point
" Dia hanya pamit saja, tidak lebih." Jawab Viko dengan seenaknya saja, dia tidak ingin tahu kalau Vina tahu apa yang dia bicarakan dengan Seli
" Okey, aku percaya sama kamu, awas saja kalau sampai kamu bohongi aku, aku akan langsung buat perhitungan sama kedua orang tua kamu, campan itu."
__ADS_1
" Mau kamu apa? aku dah nurutin semua perintah kamu, aku sudah meninggalkan kekasihku, apa kamu tahu apa yang aku rasakan saat itu sampai sekarang, AKU TERSIKSA, aku teriksa atas pernikahan ini, aku hidup dengan penuh kemewahan yang kamu dan keluarga kamu berikan padaku dan juga kedua orang tua ku, tapi hidupku hampa, hidupku kosong, aku tidak bisa menikmati hidupku sekarang, aku memang seorang suami, suami yang hanya bisa di injak-injak oleh istrinya, dimana istrinya meminta sesuatu, saat itu juga suaminya harus ada, aku sudah tidak punya daya lagi, untuk membuat kamu bahagia, kebahagian yang kita ciptakan selama ini hanya semu belaka, aku yakin, tidak hanya aku saja yang menderita tekanan batin, tapi kamu juga, aku tahu kamu itu pandai menyembunyikan perasaan kamu, tapi aku tahu kamu, aku kenal kamu tidak hanya 1 hari, 1 bulan, 1 tahun, tapi bertahun-tahun, dan sekarang kamu sudah menjadi istri kamu, aku tahu kalau keluarga aku mempunyai hutang budi terhadap keluarga kamu, tapi apa boleh aku berharap sedikit saja sama kamu, hargai kedua orang tuaku seperti kamu menghargai kedua orang tua mu, dan aku ini suami kamu, apa kamu bisa menghormati aku dan menerima kehadiran ku di hidupmu, kalau kamu tidak bisa, buat apa kamu minta untuk aku nikahi, apa bisa hutang budi kedua orang tuaku di bayar dengan uang?, kalau bisa berapa?, aku yakin kamu pasti akan mengejek aku tidak punya uang kan, apa bisa aku membayar hutang kedua orang tuaku, aku akan menjawabnya, kalau memang aku tidak bisa membayarnya sekarang, aku yakin aku akan bisa, meskipun harus dengan cara mencicil, aku tidak mau kedua orang tuaku menjadi pelayan di rumah menantunya sendiri, aku tidak tega Vin, sudah cukup penderitaan kedua orang tuaku yang kamu jadikan pelayan kamu, mereka ada mertua kamu yang patut kamu hormati tidak menjadikan mereka pelayan, apa kamu tidak bisa memberi mereka sedikit waktu untuk istirahat hah? aku ingin mulai sekarang kita hidup di jalan kita masing-masing, aku akan berbicara kepada kedua orang tuamu tentang perpisahan kita dan hutang kedua orang tuaku kepada keluarga kamu, aku sudah tidak sanggup lagi untuk bisa melanjutkan hubungan kita ini, dan untuk anak yang kamu kandung, aku dengan iklas akan menerima dia sebagai anak ku sendiri, meskipun aku yakin di dalam lubuk hatiku yang paling dalam berkata kalau anak yang kamu kandung adalah BUKAN anak aku, Bukan darah dagingku, tapi kamu tidak usah bingung, selama kamu hamil, aku akan tetap selalu ada buat kamu dan anak kamu, tapi untuk tinggal satu atab lagi, maaf aku dan kedua orang tuaku tidak bisa, setelah ini kami akan keluar dari istana mewah yang kamu miliki." Ucap Viko
...🌷🌷🌷...
...**To be continued ❤...
...Ini adalah kategorinya ya kak...
__ADS_1
...1. 2 orang dengan Vote terbanyak...
...2. 2 orang dengan komentar terbanyak...
...3. 1 orang dengan membagikan cerita saya ke tetangga, saudara, dan teman-teman kakak semua, tapi dengan menunjukan bukti ya kak...
...Semuanya ada 5 orang ya kak, tapi akan saya tambah lagi dengan Comentar yang paling unik...
__ADS_1
...Terima kasih...