
" terima kasih pak bu, nak Bagas dan nak Tika sudah mau menerima saya dan memberika izin saya untuk tinggal disini, disini saya tidak hanya tidur tapi juga di beri pakaian dan makan, saya sangat berhutang budi pada kalian semua disini, dan saya sangat bahagia melihat Arman yang tumbuh besar dikeluarga ini lebih tepatnya kasih sayang seorang ibu yang tidak Arman dapatkan dari ibu kandungnya sendiri (papa Arman mengusap air mata yang hampir jatuh ke pipinya)
" pak, kami disini sangat senang dengan kehadiran bapak disini, disini kami bertiga para orang tua selalu hidup dengan kedamaian pak, ditambah dengan kehadiran bapak disini jadi personil kita nambah lagi, ber 4, em kasih nama apa ya? (papa Bagas mulai dengan leluconya agar suasana tidak canggung lagi)
" gimana kalau kuatret gokil, (ucap asal Bagas)
" bener nak, bagus namanya, (sahut papa Bagas)
" kita para orang tua yang hampir renta ini akan mendeklarasikan bahwa kami ber empat akan selalu bahagia tidak akan ada rasa sedih di antara kita, SEMANGAT
Bagas dan Tika yang melihat kelakuan para sesepuh hanya bisa tertawa dan menggelengkan kepala,
__ADS_1
ditempat Citra dan Angga
setelah Citra bertemu dengan Bella, semua masih seperti biasa, tidak ada kecurigaan pada Bella, malah sekarang Citra sangat dekat sama Bella, bukannya Citra melupakan Tika dan Vika, tapi Citra yang masih melihat kondisi Bagas (masih belum sadar dari komanya) dan Vika semakin hari menjauh dari Citra membuat Citra tidak enak sendiri
di tempat Bella, Bella habis menelpon seseorang untuk melancarkan aksinya setelah selesai menyusun rencana Bella keluar dari kamar menuju balkon di depan kamaranya
" Angga kalau memang aku tidak bisa mendapatkan mu, maka dia (Citra) juga tidak boleh memilikimu, bersenang-senanglah dulu bersama istri cantikmu, untuk sekarang kamu bisa tertawa, lihat sebentar lagi aku akan membawa pergi istri cantikmu beserta anak dalam kandungannya
" hai Bell, sorry ya dah nunggu lama
" gak kok, aku juga baru datang, duduk sini, kamu mau pesan apa?
__ADS_1
" kamu sudah pesan?
" sudah, barusan aja, kamu mau pesan apa?
" gue pesen spagetti sama orens jus aja
" oke, tunggu ya aku pesenin
setelah pesan makanan mereka saling bercerita, berhenti disaat makanan sudah sampai, setelah mereka makan Bella mengajak Citra jalan-jalan berhubung mereka membawa mobil sendiri-sendiri jadi pergi dengan mobil sendiri-sendiri, sekitar 30 menit melakukan perjalanan, di dalam mobil Bella menelpon seseorang untuk segera bersiap-siap karena sebentar lagi mereka melintasi jalan yang di buat tempat sasaran,
posisi Citra ada di belakang mobil Bella dan di saat Bella melihat di kaca spion sudah ada sebuah mobil yang membuntuti Citra dan benar itu membuat Citra panik karena orang suruhan Bella mulai menggunakan kekerasan pada Citra, sedangkan Bella merasa kalau Citra dalam keadaan panik langsung menancapkan gas mobilnya dengan kecepatan lebih tinggi agar Citra tidak curiga kalau itu semua ada rencana untuk melenyapkan Citra di sisi Angga
__ADS_1
mobil suruhan Bella bersebelahan dengan Citra dan membuka kaca jendela, mereka menggedor-gedor kaca mobil Citra, ternyata orang suruhan memakai topeng jadi Citra tidak bisa mengenalinya..........