
" Sayang, jangan berisik, adik baru tidur.( Kata Mesya yang baru saja meletakkan baby Azell ke dalam box yang ada di ruangan keluarga.
" Bunda, ada penjajah!." Kata Arion dengan penuh semangat, begitu juga dengan Ran dan Arka.
" Kalian, terlalu meresapi nonton film nya tadi." Kata Mesya sembari menepuk nepuk paha baby Azell, yang terbangun setelah mendengar suara keras kakak nya.
" Betul ada orang yang di televisi." Ucap putra dari Adit yang membenarkan apa yang di katakan oleh Arion.
" Di televisi itu hanyalah film, kejadian nya sudah lama terjadi, bunda juga belum lahir." Ucap Mesya.
" Ada penjajah bunda..!." Seru Arion lagi.
" Arion, tahu apa itu penjajah?." Tanya Mesya.
Hai nak...!." Ucap mommy yang di ikuti oleh Oma dan ibu dari belakang Mesya.
Mesya memutar badan nya, Mesya terkejut bukan main, mommy yang sangat ia rindukan dan sudah mengatakan semalam pada sang mommy sekarang sudah ada di hadapan nya. Mesya langsung berlari dan mencium tangan ke tiga orang penting di hidup nya.
" Mommy, ibu, Oma, kenapa kalian tidak memberi kabar ke Mesya dulu, tahu gitu tadi Mesya ikut jemput..!." seru Mesya.
__ADS_1
" Sudah tidak apa apa nak, tadi Ray kuga sudah jemput kami kok." ucap mommy
" Curang ini Abang, tidak kasih tahu Mesya juga." ucap Mesya dengan bibir mengerucut.
" Sudah jangan marah seperti itu, tidak baik, Ray tahu kalau ada Azell di rumah, jadi kami juga tidak apa apa nak, mana cucu mommy yang cantik." ucap mommy
" Tuh mom, lagi tidur." ucap Mesya sambil menunjuk box baby Azell yang berwarna pink.
" Penjajah bunda." Tunjuk Arion ke arah Oma dan Oma uyut nya, sisa nya mereka bersembunyi di belakang badan Mesya.
" Penjajah?." Tanya Mesya melihat ke arah anak anak nya yang memandang ke arah Oma dan Oma uyut nya.
" Wajah Oma dan Oma Utut seperti penjajah bunda." Ucap Arion.
" Kalian ini bisa bisa saja." jawab Mesya
Sedangkan obyek untuk jadi pembicaraan seperti orang bingung.
Sebenar nya ke 7 orang paruh baya itu bingung, kenapa cucu cucu mereka kenapa malah lari masuk ke dalam rumah bukan malah memeluk mereka.
__ADS_1
" Sya?." ucap Mommy.
" Sebentar ya mom, Bu, Oma." ucap Mesya setelah berhenti tertawa.
" Sayang, kenapa kalian begitu sama Oma dan Oma uyut, tidak baik nak, ayo sekarang minta maaf dan Salim dulu ayo." ucap Mesya ke pada mereka semua.
" Tapi kenapa sekarang Oma dan Oma uyut jadi penjajah, Arion kan belum siapkan senjata untuk menyerang, kami cinta Indonesia, kami tidak mau ada penjajah masuk rumah ini." ucap Arion
" Sayang, Oma dan Oma itu juga cinta Indonesia kok, coba kalian tanya kan sama Oma, seperti Pancasila dan arti dari dari burung Garuda pasti bisa menjawab." ucap Mesya.
Ke tiga wanita paruh baya itu akhir nya tahu kenapa bisa cucu mereka bisa bersikap seperti itu
" Mom, Bu, Oma, maaf kan mereka ya, saat di sekolah mereka mendapat cerita tentang kemerdekaan Indonesia dan tadi pagi juga ada acara televisi yang sedang menanyakan tentang perang juga, mangka nya tadi anak juga bawa mainan pedang pedangan." ucap Mesya yang menjelaskan kepada oma, mommy, ibu mertua nya.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1