
" Mengenai perasaan aku minta tolong, aku yakin kalau di antara kalian masih belum ada cinta, tolong terima bang Irsyad di hati kamu Sin, secara tidak langsung babg Irsyad sudah mengorbankan masa depannya untuk menikah dengan kamu, aku yakin sampai kapan pun Ikbal akan selalu di hati kamu apalagi anak yang kamu kandung adalah anak dari Ikbal, tapi berilah sedikit tempat buat bang Irsyad di hati kamu, nama dia berhak berada di hati kamu, karena saat akad nikah tugas papa kamu berpindah ke pundak bang Irsyad dan mulai sejak itu segala sesuatu yang kamu perbuat akan Allah minta pertanggung jawaban dari bang Irsyad." Naya berbicara panjang lebar agar Sindi agar mau menerima calon suaminya kelak.
" Kenapa calon pengantin kok matanya sembab, ah jangan menangis dong, kasihan nanti bang Irsyad, di kira nanti kamu berat jalanin nikah sama dia." Ucap Naya
" Eh bang Irsyad sama mas Fikri ganteng sapa?." Tanya Naya yang mencairkan suasana
Sindi sedikit merona wajahnya
" Ciye ciye muka kamu merona tuh." Ejek Naya setelah melihat wajah Sindi merona
" Apaan sih kalian ini," Sindi gaya-gaya cemberut
" Ayolah cerita sedikit tentang calon suami kamu, sahabatku." Ucap Naya
" Nanti juga kalian akan mengenalnta." Jawab Sini
" Tapi kita ingin tahu bagaimana kesan pertama kamu." Tanya Fikri
Mereka semua bercanda dan Sindi sedikit terhibur setelah kedatangan mereka berdua
__ADS_1
Setelah cukup puas pertemuan mereka pun berakhir, Naya dan Fikri pamit untuk pulang dan besok janji akan datang lebih pagi lagi untuk menemani sahabatnya menikah
Ini malam terakhir dia berstatus lajang, besok pagi akan ada laki-laku yang berstatus sebagai suaminya.
Sindi sudah beberapa kali berguling-guling ke sana dan kemari di atas tempat tidurnya, begitu terasa sulit ia memejamkan matanya.
...🌷🌷🌷...
Di tempat berbeda seorang laki-laki yang tidak lain adalah Irysad, dia juga sama gelisnya seperti Sindi, Irsyad membuja galeri di ponselnya, di lihatnta dengan seksama foto dirinya dengan Ikbal sahabatnya
Semoga kamu bahagia Bal dengan keputusanku, Irsyad mengusap wajahnya kasar, Irsyad menyiapkan semua pakaian serta perlengkapan yang akan di bawa, dia juga tidak lupa membawa amplop cokelat yang di titipkan Ikbal kepadanya, dia berjanji tidak akan membuka amplop tersebut karena saat itu Ikbal berpesan yang berhak membuka hanya Sindi
Tok Tok Tok
Mendengar ketukan pintu Naya yang sedang membantu Sindi membukakan pintu kamar, ternyata crew yang membawa kebaya untuk di kenakan oleh Sindi sebentar lagi
" Wau....Naya yang melihat kebaya cantik milik Sindi terkagum, selera kedua orang tua Irsyad betul-betul cantik." Guman Naya dalam hati saat menerimanya
" Sindi, pasti kamu cantik banget pakai kebaya ini sebentar lagu, hmmmm aku jadi ngebayangin pernikahan ku nanti sama mas Fikri." Ucap Naya
__ADS_1
Sindi melempar senyum untuk sahabatnya
" Nay, mas Fikri kemana?." Tanya Sindi
" Oh tadi mas Fikri bantuin beresin depan." Jawab Naya
Mereka berdua berbica kesana kesini sampai tanpa terasa jam berputar dengan cepat, Naya sedang bersiap-siap di kamar lain, karena ia akan mendampingi sahabatnya di hari pernikahannya, sementara seorang perias sedang membantu Sindi mempersiapkan penampilan terbaiknya di hari pernikahannya, wajah cantik Sindi tampak sendu di hari pernikahannya
...🌷🌷🌷...
Maaf ya kak, saya akan menjawab kenapa beberapa hari ini saya upnya cuma sedikit, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya ya kam, karena lagi kedatangan keluarga jauh, jadi sebisa mungkin saya masih tetap up, agar kakak-kakak semua masih bisa membaca karya kau, terima kasih atas suport yang kakak kasih kepada saya, saya semakin semangat untuk berkayar
...🌷🌷🌷...
...Hai kakak-kakak semua, untuk GiveWay akan saya umumin akhir bulan ya kak, Semangat...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
...Terima kasih sudah membaca karyaku...