
"Bagaimana aku bisa menjadi orang yang sangat menjijikkan seperti ini, aku memang sangat mencintai kamu kak, tapi bukan dengan cara seperti ini, ini salah, aku selalu berusaha mendapatkan perhatian ku dengan caraku dengan bersikap baik pada mu untuk mendapatkan cinta mu, bukan dengan cara kotor seperti ini, maafkan aku kak, hiks...hiks...hiks aku hanya ingin di cintai oleh orang yang aku cintai, apa salah ku kak, kenapa kamu sangat tidak menginginkan ku, hiks....hiks...hiks...aku hanya ingin hidup bahagia bersama mu, kenapa kamu tidak bisa melihat cintaku kak kenapa????hiks...hiks...hiks..." Dita menangis terus menerus sampai ia tidak tahu kalau di depan kamar nya masih terjadi keributan
"Sekarang aku sudah benar-benar kehilangan mu kak, bahkan sekarang kita sudah tidak bisa menjadi dekat seperti duku, saat aku memintamu datang, kamu akan memberikan waktu mu untuk ku, sekarang aku kehilangan semua nya, Arghhhh." Prakkkk crak crak Dita kembali membanting barang-barang dan melempar kan cermin dengan benda-benda yang dapat di raih nya.
"Aku sangat menyesal, kenapa aku melakukan ini semua." Dita kembali mengingat kembali ucapan tante Tika dan abang-abang dari orang yang ia cintai, semua terngiang di telinga nya
"Kenapa kamu tidak bisa mencintai ku.... kenapa? apa yang kurang dari ku, KATAKAN apa salah ku, kenapa Tuhan sangat tidak adik pada hidup ku...." Dita berteriak-teriak di dalam kamar nya
Mama Ajeng yang mendengar keributan segera mengetuk pintu kamar Dita, tapi tidak mendapatkan jawaban justru yang terdengar hanyalah suara tangisan Dita, mama Ajeng sangat panik, ia takut kalau anak nya akan berbuat hal yang membahayakan diri nya sendiri, mama Ajeng meminta pelayan untuk mendobrak pintu yang di kunci oleh Dita dari dalam
__ADS_1
Beberapa kali pelayan mendorong pintu tapi belum berhasil juga sampai membuat perhatian papa Danu yang tertuju pada kama putri nya, papa Danu yang habis menenangkan diri nya tadi tidak mengetahui apa yang sudah terjadi di rumah ini dan apa yang membuat keributan di kamar anak nya
Dengan tergesa-gesa papa Danu mendekat ke kamar Dita
"Ada apa ini?." Tanya papa Danu
"Pah, papa hiks...hiks...hiks..." Tiba-tiba mama Ajeng menangis di hadapan suami nya."Dita pa, Dita mengunci diri nya di dalam sana, mama sangat khawatir pa, pa tolongin bantu buka pintu nya pa." Pinta mama Ajeng
"Sayang tolong buka pintu nya nak, ini papa pulang sayang, ayo buka pintu nya." tapi Dita tetap tidak bergeming dengan permintaan papa nya, membuat papa Danu ikut cemas, akhir nya memutuskan untuk membuka paksa pintu nya itu, dengan di bantu pelayan di rumah akhir nya pintu terbuka
__ADS_1
Ruangan itu terlihat sangat gelap, papa Danu seger mencari saklar lampu dan menyalakan lampu nya sampai terlihat Dita yang begitu kacau sedang menangis tersedu-sedu di lantai sampai tempat tidur nya, papa Danu segera berlari dan memeluk putri itu.
"Apa yang kamu lakukan Dita, jangan seperti ini nak, katakan pada papa, siapa yang membuat kamu seperti ini." Ucap papa Danu sambil memeluk putri nya
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...