
Namun untuk itu agar lebih menyakinkan, seyogyanya kita dengar ketulusan hati Ananda Bianca dalam menerima Khitbah Ananda Lian.
Setelah mendengar Daddy dan pak Adam berbicara serius, Lian berdiri seraya menundukkan tubuhnya memberi hormat pada semua yang berada disana
" Bismillahirohmanirohim." Ucap Lian
" Aku sudah menunggu saat ini untuk waktu yang lama. Untuk mengatakan ini, aku butuh banyak waktu. Mempertimbangkan segala hal yang mungkin terjadi.
Bermunajat pada Allah untuk menentukan pilihan yang paling tepat. Berkali-kali ku tanya pada hatiku sendiri. Sudah tepatkah pilihanku?
Aku di sini bukan untuk diriku sendiri. Aku di sini karena ketakutanku pada Allah, Seraya menjalankan titah Allah.
Aku di sini bukan tentang diriku sendiri. Hanya berharap tergolong dalam naungan sang Baginda Rasul dengan menjalankan sunnah-Nya.
__ADS_1
Aku di sini krisis untuk diriku sendiri. Melainkan untuk dirimu, yang suatu saat nanti akan menjadi prioritas dalam hidupku setelah Allah dan Nabi.
Aku ingin Kau menjadi perhiasan terindahku, yang kelak kan bersama mengarungi titian menuju Surga, menggapai ridho-Nya.
Izinkan aku dengan segala perasaan yang dititipkan Allah ini membuat pengakuan. Sudah sejak lama diri ini menyimpan rasa suka. Bukan aku tidak ingin memilikimu.
Aku hanya ingin menjagamu hingga halal bagiku pegangmu. Dan malam ini, aku ingin mengucapkan dengan segenap kerinduanku.
Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Pernikahan yang sempurna adalah dua orang yang tidak sempurna yang saling melengkapi satu sama lain. Maukah Kamu melengkapi sebuah nama di buku nikahku yang masih kosong?
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, jadilah pendamping hidupku, Menyempurkan hidup ini?." Ucap Lian dengan penuh keyakinan sudah tidak ada lagi kata-kata gemetar di dalam diri Lian, semua orang begitu takjub dan terhipnotis dengan kata-kata Lian yang meluncur begitu saja
Pak Adam setelah mendengar ungkapan hati dari Lian langsung menatap putri semata wayangnya dan berkata
__ADS_1
" Putri Bapak dan Ibu, Bianca hari ini , Ananda Lian telah datang dan telah menyampaikan niat nya Khitbah kamu untuk dijadikan tunangan menuju perkawinan pada waktunya nanti. Apakah Putri Bapak Bianca ini bersedia menerima lamaran dari Ananda Lian?". Tanya Pak Adam
" Insya Allah apabila Bapak dan Ibu memberi restu pada Bianca , Maka Bianca akan menerima lamaran Kak Lian dengan segala kekurangan yang ada pada diri saya mudah - mudahan Allah meridhoi. Terima kasih Bapak Ibu
Alhamdulillah, semua mendengar bersama - sama jawaban dari Bainca dalam menerima pinangan dari Lian dan Lian mengeluarkan Cincin yang berada di dalam sakunya lalu memberikan kepada sang Mommy, Mommy memasangkan cincin pada jari manis Bianca begitu pun sebaliknya, Ibu memasangkan cincin pada jari Lian. lalu mereka ber 4 kembali duduk
" Kepada Lian dalam mempersunting putri kami yaitu Bianca , Bapak akan menyampaikan pesan Allah Subhanahu Wa ta'ala yang terdapat di Surat An Nissa ayat 34 yang artinya :
"Kaum laki - laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka ( laki - laki ) atas sebagian yang lain dan karena mereka ( kaki - laki ) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka ".
...🌷🌷🌷...
... To be continued...
__ADS_1