
" Mom, dad ada apa? " Tanya Juna
Daddy dan mommy melepas pelukannya lalu menjawab pertanyaan Juna
" Tidak ada apa-apa nak, mommy dan daddy cucunya akan bertambah." Jawab mommy
" Jadi adek juga hamil kamu dek?." Tanya Lian
" Iya bang, ini adik dapat rejeki yang lebih, adik kamu ini lagi hamil 2 baby." Jawab mommy
" Kamu hamil kembar dek?." Tanya Juna
" Iya bang, adik hamil kembar 2." Jawab Kayla
" Wah, wah wah, dasar kamu ya San, ngalahin kita berdua tahu, kita berdua 1 tapi kamu sudah dapat double lagi." Jawab Lian menepuk bahu Sandi yang berada di sebelahnya
" Bang, malah adik maunya 4 seperti mommy,."
" Sayang, kamu harusnya bersyukur nak, jangan tinggi hati,." Ucap mommy
__ADS_1
" Iya mom, maafin adik ya."
" Iya sayang."
" Kalian kalah sama daddy, daddy aja langsung dapat 4," Ucap Daddy mengarah pada Lian, Sandi dan Juna
" Kalau aku sudah menikah, aku akan kalahin daddy." Ucap Irsyad tiba-tiba
" Jodoh, dan anak sudah di tulis dalam takdir bang." Jawab mommy
" Iya ya kita kalah dari daddy, kita usahanya masih kurang." Jawab Lian
" Hahahaha, bang istri kamu cerita sendiri," Ucap oppa
" Oppa abang malu." Jawab Lian
" Daddy itu dulu saat tahu seperti Sandi ini sangat bahagia, tapi lebih bahagia saat mommy proses melahirkan, karena kami tahunya cuma kembar 3."
" Wah berarti adik anak siapa hayo." Lian mengusili adik bungsunya
__ADS_1
" Abang resek."
" Dek." tegur mommy
" Maaf mom, abang tuh ngusilin adik, tapi adik anak mommy dan daddy kan? wajah adik kan sama dengan mommy." Mesya menunjukkan wajah imutnya
" Ya pasti sayang anak mommy dan daddy, masak anak siapa? wajah adik seperti mommy tapi sifatnua seperti daddy." Jawab mommy
" Tidak apa-apa."
" Adik, mangkanya dengerin daddy selesai cerita dulu, saat daddy tahu mommy hamil, daddy senang banget, karena daddy sempat sedih karena mommy pernah mengalami keguguran, tapi kegugurannya di karenakan mengalami kecekalakaan." Ucap Daddy dengan sedih, mommy yang tahu kalau daddy mengingat masa-masa dulu langsung memegang tangan daddy agar berhenti berbicara sedih, tapi daddy menggelengkan kepalanya mendakan kalau baik-baik saja
" Daddy tidak mau menutupi semuanya dari kalian nak, daddy ingin memberitahukan seperti apa daddy kalian ini, daddy yang sangat kalian banggakan tidak sebaik seperti yang kalian bayangkan, daddy adalah manusia yang penuh dengan dosa, dosa yang sangat besar, daddy mau memberitahukan kepada kalian semua, bagi daddy ini adalah waktu yang lebih tepat."
" Mas..." Tika menggelengkan kepalanya, Tika takut kalau putra-putrinya akan membenci daddy atas perilaku dia di masa lalu, dimana dulu saat awal-awal menikah, kehidupan Tika dan Bagas yang sangat jauh dari kata-kata harmonis atau lebih tepatnya keluarga yang bahagia,
kehidupan berumah tangga yang pernah Tika bayangkan adalah menikah dengan orang yang saling mencintai dan mempunyai anak-anak yang sangat ia dambakan, tapi apalah daya, takdir yang sudah memiliki jalan masing-masing, tapi sekarang Tika sangat bahagia memiliki ini semuanya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...**To be continued ❤...