CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Myesa


__ADS_3

" Alhamdulilah, bibik kalau mau tinggal bersama kita, bunda tidak keberatan kok yah, malah bunda senang, rumah kita bakalan ramai." jawab Mesya dengan senyuman.


" Terima kasih ya Sya, dan bibik minta maaf kalau selama ini bibik dan paman sudah berbuat salah pada kalian, tapi kalian tetap lah baik pada kami, bahkan sekarang kalian menampung bibik di sini." ucap bibik


Akhir nya mereka bertiga sekarang masuk ke dalam rumah, selang 1 jam ponsel Ray berdering, tertera nama Wildan di sana.


" Hallo, Assalamualaikim" ucap salam Ray


" Waalaikumsalam." jawab Wildan


" Ray, ada kabar kurang baik, paman nya Fina kecelakaan Ray, dan sekarang di bawa ke RS loe." ucap Wildan


" Apa." ucap Ray teriak


Mesya yang mendengar teriak kan dari suami nya langsung mendekat


" Ok, Wil, tolong hubungin Tio, suruh dia yang merawat paman, gue kesana sekarang." Lanjut Ray setelah itu menutup telp nya.

__ADS_1


" Bang?." panggil Mesya.


" Paman sayang, paman kecelakaan, abang akan ke RS sekarang, tolong jaga Langit dan bibik ya, untuk semetara tolong jangan kasih tahu bibik, abang ke sana ya sayang, hati hati di rumah, kalau ada apa apa segera hubungi abang." ucap Ray, lalu pergi tidak lupa ia mencium kening sang istri serta perut yang membuncit.


" Sayang, jagain bunda ya, nanti kalau bunda nakal, dedek kasih tahu ayah ya." Ray mengajak bicara calon anak mereka.


15 menit Ray sudah tiba di RS, Ray mengendarai mobil nya dengan kecepatan penuh.


" Wil, gimana?." tanya Ray dengan nafas ter engah engah, karena ia berlari menuju UGD RS.


" Belum tahu Ray, masih di dalam, dan Tio juga belum keluar, duduk Ray." ajak Wildan


Ray mendesah, bagaimana ini bisa terjadi dengan mantan paman nya itu, kenapa ia selalu haus dengan harta, apa kurang nya harta yang ia rampas dari keluarga mantan istri dulu, tapi semua nya telah terjadi, yang sekarang ia ingin kan adalah paman nya itu segera sembuh dan taubat, dan semoga saja Allah segera membuka pintu hati nya.


Tidak berselang lama pintu UGD terbuka, Tio keluar dengan wajah lesu.


" Yo, gimana?." tanya Ray.

__ADS_1


Tio hanya menggelengkan kepala nya.


" Maaf, paman loe tidak terselamatkan Ray, dia meninggal saat perjalanan ke sini, maaf kan gue." ucap Tio dengan menunduk.


" Innalilahi waina ilaihi rojiun." ucap Ray dan di ikuti oleh Wildan dan Tio.


Ray lansung menelpon istri nya dan memberitahukan kalau paman dari Fina meninggal dunia.


Bibik yang di beri tahu langsung meminta untuk di antarkan ke RS, dengan segera mereka langsung.


" Bik,." panggil Ray.


" Bibik sudah iklas Ray, semoga amal ibadah paman di terima oleh Allah, bibik mau bertemu dengan dokter nya Ray." pinta Bibik


Hayo tebak bibik mau ngapain bertanya dokter segala


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2