
di keluarga Angga
" by, mas keluar dulu ya, kamu tidak apa-apa kan ditinggal dirumah sebentar?
" iya mas, aku tidak apa-apa,
" ya sudah, mas keluar sekarang, ada yang kamu inginkan by?
" emmm, itu mas aku pingin beli es dawet yang ada di deket taman kota, yang jual bpk-bpk pakai rombong hijau, ingat ya, jangan beli yang lainnya, aku mau yang itu, titik
" iya ya by, (sambil tertawa)
Angga keluar dari rumah untuk membeli semua yang lagi di inginkan sama istrinya dan mengingat dia pernah mencari keinginan nguda istrinya, minta mangga yang masak dipohon sedangkan waktu itu belum musim mangga, Angga capek sudah berkeliling tetap tidak mendapatkannya dia haus akhirnya berhenti di supermarket disaat mengambil minuman Angga tidak sengaja melihat buah mangga dan tanpa fikir panjang Angga membelinya dan membawa pulang sesampai dirumah dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi memberika buah mangga itu kepada istrinya dan bilang kalau itu masak dipohon, istrinya menerima dengan senang hati tapi disaat mau mengupas mangganya ternyata ada tanda stempel supermarket itu, akhirnya Citra tidak jadi mengupasnya dan berakhir istrinya merajuk karena merasa di bohongi suaminya dan Angga mendaptkan hukuman dengan tidur tidak boleh memeluk istrinya, Angga sebenarnya menolak karena dia tidak bisa tidur kalau tidak memeluk istrinya tapi bagaimana lagi itu hukuman yang harus diterima karena sudah membohongi istrinya
Angga sekarang sudah membeli semua yang istrinya inginkan tinggal es dawet saja, sesampai di es dawet Angga memesan
" pak es dawetnya 2 ya, dibungkus
" siap mas, (ucap bapak-bapak penjual es dawet)
di tempat yang sama, ada seorang perempuan mencari suara yang sangat familiar bagi dia, dan akhirnya dia melihat dan menghampiri laki-laki yang telah di nanti selama 5 tahun dan membuat semangat hidupnya kembali lagi
__ADS_1
" Angga (sapa peremuan itu)
Angga langsung memutar badan melihat siapa yang menyapa dia
Deg Deg
hati Angga langsung berdetak begitu kencang seperti habis lari maraton, bagaimana tidak berdetak setelah melihat perempuan yang berada dihadapanya itu adalah perempuan yang ada di masa lalunya dan dia pernah berjanji pada perempuan itu kalau nanti dia sembuh dia akan menikahinya, sedangkan sekarang sudah berubah status Angga sudah berubah sekarang dia laki-laki yang sudah mempunyai istri dan istrinya sekarang lagi mengandung buah hati Mereka
(pasti banyak yang penasaran ya?, ini adalah jawabnya)
" Bella (hanya kata itu yang keluar dari mulut Angga)
" a...aku baik Bell, Kamu sendiri (Angga membalas uluran tangan Bella)
" mas ini es dawetnya (bapak-bapak itu menyela obrolan Angga dan Bella)
" iya pak, semuanya berapa pak?
" semuanya 10 ribu mas
" ini pak . (Angga memberi uang pas pada bapak-bapak penjual es dawet tersebut)
__ADS_1
" terima kasih mas
" sama-sama pak
" Ngga yuk kita duduk disana (Bella itu menunjuk tempat duduk yang berada di bawah pohon)
mereka berdua berjalan mengarah tempat duduk tersebut
" kamu Dinas masih tetap Ngga?
" iya Bell, masih tetap
" kamu kok ada disini sekarang?
" emang kenapa, apa kamu tidak mau aku berada disini?
" bukan begitu Bell, aku kaget saja kamu ada disini!!!
-------------------
jangan lua tinggalin jejak ya kakak, aku tunggu. terima kasih
__ADS_1