CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

" Waalaikumsalam, alhamdulilah aku baik, kalian berdua tidak usah mengkhawatirkan aku, Caca kesini tadi mau pesan gaun dan jas untuk pernikahan mereka berdua, jadi nih lihat aku sedang membuat desain gaun dan jas buat mereka." Jawab Mesya enteng


" What..... coba kamu jelaskan Sya, apa maksud ucapan kamu barusan." Tanya Ovi menggebu gebu.


" Iya benar Vi Yen, buat apa coba aku harus bohong sama kalian berdua." jawab Mesya


" Terus....?" Tanya Ovi dan Yeni menggantung.


" Aku sudah Iklas kok, jadi kalian tenang saja,, memang benar nama nya hati kalau sudah tersakiti pasti lah sakit, tapi aku harus bagaimana, mau melanjutkan pertunangan kami, itu hal yang tidak mungkin, setiap hubungan harus berusaha berdua, berjalan berdua, kan tidak mungkin yang jalan dan berusaha cuma satu, contoh nya bagaimana kalau kalian lihat seekor merpati hanya mempunyai sayap sebelah, pasti tidak enak kan, dan sayap yang sedang berusaha itu pasti suatu saat akan menyerah karena kekuatan untuk bertahan sudah habis." jawab Mesya dengan suara lirih


" Aku sudah berserah diri pada Allah, dan untung saja Allah masih menyayangi aku, mata ku di buka sebelum kami menikah, coba kalau kami sudah menikah, pasti kalian akan tahu kan akan seperti apa." lanjut Mesya


" Terus untuk ke dua orang tua kamu bagaimana Sya, aku yakin kamu pasti bisa melewati ini semua, dan pasti nya kamu akan mendapatkan laki laki yang lebih baik dari Daniel, kamu wanita hebat dan cerdas Sya, aku yakin laki laki yang bersanding dengan kamu nanti nya juga sepadan dengan mu." ucap Yeni

__ADS_1


" Seperti nya ke dua orang tua ku kaget, kecewa dan sedih pasti nya malu, tapi daddy dan mommy ku bisa menyembunyikan itu semua, dan sekarang selalu mendukung langkah apa yang aku ambil." jawab Mesya


Ditempat lain, setelah Caca pergi dari butik Mesya, masih dengan amarah yang luar biasa, Caca mendatangi Daniel yang sedang berada di rumah nya.


Tin tin tin


Caca membunyikan klakson mobil terus menerus.


" Maaf nona Caca, saya habis dari belakang." ucap satpam rumah Arman


" Astagfirullah, sabar sabar sabar." ucap satpan di rumah Daniel dengan mengelus elus dada nya.


" Kenapa den Daniel malah memilih wanita itu, dan melepas wanita yang baik hati seperti non Mesya, semoga saja den Daniel tidak akan menyesal setelah itu." Lanjut nya

__ADS_1


" Sayang sayang." Ucap Caca dengan berteriak saat sudah masuk ke dalam rumah.


" Ini rumah, bukan hutan, ngapain kamu berteriak." ucap Arman dengan sinis


" Maaf om." jawab Caca yang tidak tahu kalau papi nya Daniel masih di sini.


" Kami itu wanita lajang kenapa sering ke rumah laki laki lajang, apa kamu tidak tahu kalau wanita dan laki laki yang belum ada ikatan bisa terjadi apa apa karena pasti ada setan di antara nya, dan juga apa kamu tidak malu apabila ada fitnah dari orang orang sekitar." Sahut Vika yang berada di belakang Arman


" Kalau terjadi apa apa kan tinggal nikahin aja, begitu saja kok susah, ngapain ......


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2