CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 13


__ADS_3

Setelah acara akad nikah selesai para tamu menikmati jamuan yang sudah disediakan oleh Tika dan Omma, tadi disaar Di Mall Tika dan Omma menyempatakan mendatangai Restoran untuk mengerimkan makanan dan kue ke rumah Pak Adam untuk jamuan setelah acara selesai,


malam harinya mereka masih berkumpul dan akan segera menuju ke hotel, dan hanya Juna yang ditinggal karena sekarang Juna sudah menjadi suami dari Ais


🌹🌹🌹


Juna masuk ke dalam kamar Ais,


" Maaf ya bang, kamarnya gak sebagus kamar abang di sana!." ucap Ais


" tidak apa-apa, yang penting ada yang bisa buat tdiur aja sudah cukup buat abang." Jawab Juna


" kamu bersih-bersih dulu aja."


" iya bang."


Setelah mereka mandi, mereka melaksanakan sholat Isya' berjamaah, ini pertama kalinya mereka sholat berjamaah, setelah sholat, Ais mencium tangan Juna, begitu juga dengan Juna mencium kening Ais, ada desiran rasa dihatinya yang membuat keduanya canggung


" Dek...!." Panggil Juna

__ADS_1


" Abang panggil Ais?." Tanya Ais yang kaget tiba-tiba di panggil Dek oleh suaminya


Juna mengangguk." Terus siapa lagi kalau bukan kamu, kan hanya ada kita berdua disini."


" 😀😀😀, maaf ya bang Ais belum terbiasa."


" Boleh kan abang panggil kamu Adik?."


" Boleh bang,." Jawab Ais dengan tersenyum, dan senyuman Ais mampu membuat jantung Juna berdebar


" Masya Allah cantiknya istriku." Ucap Juna dalam hati


" Dek... sini" Panggil Juna sambil menepuk sebelah duduknya


Juna meraih tangan Ais dan itu membuat Ais kaget dan langsung menatap suaminya, tapi hanya sebentar lalu menundukkan kepalanya, Juna merasakan kalau tangan Ais gemetar dan dingin banget


" Dek, maaf ya, kalau abang sudah pegang tangan kamu."


" Tidak apa-apa bang, kan abang sudah suami adik." Jelas Ais

__ADS_1


" Dek, maaf ya kalau kita menikah dengan cara begini, tapi yang abang mau, abang menikah cukup 1 kali seumur hidup, meskipun belum ada rasa cinta di antara kita, dan di antara kita masih ada rasa saling mengagumi, abang yakin kalau dengan seiringnya waktu, akan ada rasa cinta di antara kita, kita jalani ini dengan iklas ya dek, Insya Allah abang akan sekuat tenaga untuk membahagiakan adek,"


" Insya Allah adik akan selalu mendampingi abang sampai kapan pun,"


" Adik ada yang abang tanyakan, semisal adik tahu kalau abang bukan anak kandung dari Mommy dan Daddy, apa adik akan menerima abang? dan apa Adik mau hidup susah sama abang kalau ternyata selama ini abang tidak memiliki apapun."


" Ya Allah, Abang ini berbicara apa bang, Abang anak kandung, anak angkat, Adik tidak memikirkan itu bang, yang terpenting adalah abang sayang sama adik dan bisa menerima adik dan bapak sudah cukup buat adik bang, mengenai uang, kita bisa mendapatkannya dan kita raih semuanya sama-sama," sambil menggenggam tangan Juna.


Juna sangat bersyukur memiliki istri seperti Ais yang bisa menerima semuanya dengan lapang dada. tidak seperti wanita yang selama ini mendekatinya, itu sudah dipastikan kalau mendekati Juna hanya untuk sekedar mendapatkan hidup enak.


" Ya sudah tidur yuk, sudah malah." Ajak Juna


Ais melongo mendengar Juna mengajak tidur," bagaimana ini aku belum disiap?." Tanya pada dirinya sendiri


Juna mengerti tatapan Ais


" Adik tenang aja ya, malam ini abang tidak akan meminta hak abang, jadi tenang aja ya, kalau meluk boleh?." Tanya Juna yang sudah melihat Ais membaringkan tubuhnya di sebelah Juna


Ais hanya mengangguk

__ADS_1


🌷🌷🌷


Jangan lupa Like, Vote, Rate dan Tips ya kak,


__ADS_2