CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

" Tentu saja, sangat bahagia bu." jawab Ray dengan senyum lebar nya melihat dua orang yang berada di hati nya sekarang.


Setelah mereka ber 4 sampai di taman, Langit langsung turun dan bermain di lapangan yang di tumbuhi rumput rumput yang halus, Tidak berselang lama Ovi dan Yeni langsung ikut bergabung dengan Mesya yang sedang bermain dengan Langit.


" Sya, tidak ada komplain tentang gaun dan jas nya?." tanya Yeni


" Sudah, dan alhamdulilah tidak ada komplain kata nya anak anak yang antar gaun itu langsung kembali pulang setelah mengantarkan pesanan mereka, dan sampai sekarang aku juga tidak ada telp berarti tidak ada komplain." jawab Mesya


" Ok lah kalau begitu, aku ikut senang, oh iya apa kamu akan tetap hadir di pesta pernikahan mereka berdua?." tanya Ovi spontan


" Ya jelas, aku pasti datang, aku juga dapat undangan nya kok." jawab Mesya dengan suara tegas, sudah tidak ada rasa untuk Daniel di hati Mesya saat ini, Mesya hanya berdoa terbaik untuk mereka berdua.


" Tapi kalau bisa kamu datang nya jangan sendiri, bawa pasangan Sya." ucap Ovi

__ADS_1


" Hei, kamu kira aku lemah begitu, aku kuat tahu, hati ku sekuat baja." jawab Mesya enteng


" Iya aku tahu, kamu adalah wanita yang memiliki hati yang kuat, tapi apa kamu tidak berfikir, kenapa si Caca sampai memberi undangan ke kamu secara langsung, aku yakin dia telah merencanakan sesuatu di acara pernikahan nya nanti, aku yakin itu." ucap Ovi


" Iya benar apa yang di kata kan oleh Ovi Sya, apa sama kakak aku saja, aku yakin kakak ku pasti akan mau Sya." ucap Yeni


" Aku akan...." ucapan Mesya terhenti saat ada suara yang ikut menyahuti ucapan Yeni dan Ovi


" Nanti kamu sama abang saja Sya." ucap Ray, ya suara seseorang itu adalah Ray.


" Sudah tidak ada bantahan Sya, abang akan tetap temenin kamu, abang tahu kalau kita bukan muhrim, jadi nanti kita bisa datang bersama dengan Ovi dan Yeni juga." Jawab Ray


" Betul itu." ucap Yeni dan Ovi bersamaan.

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu, tapi aku tidak mau membuat malu abang." ucap Mesya lirih


" Siapa yang berani mempermalukan abang Sya." tanya Ray


" Ya seperti apa yang telah di kata kan oleh Ovi bang, sebenar nya aku tidak berfikir seperti itu, tapi aku juga setuju dengan fikiran Ovi, kalau mereka membuat malu aku sudah pasti nanti abang juga ikut di permalukan." jelas Mesya


" Sudah jangan fikirkan itu Sya, itu urusan belakangan, kamu juga harus bisa membuktikan kalau kamu bisa move on dari mantan tunangan kamu itu." jelas Ray dan berlalu meninggalkan mereka ber 4 lagi karena Ray tidak ingin mengganggu mereka.


Mesya sudah mengatakan kalau ia dan Daniel sudah tidak ada ikatan apa pun saat Mesya dan Ray bertemu kapan hari, dan itu membuat Ray melangkah lebih tegap untuk mendapatkan cinta dari Mesy.


Sedangkan ayah sekarang sering bertukar kabar dengan Bagas, dan dalam waktu dekat ini ayah dan daddy akan bertemu untuk memulai menjalin kerjasama di bidang perhotelan dan sudah pasti ada abang Juna yang ikut serta dalam pertemuan itu.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2