CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 174


__ADS_3

"Oh iya ada apa tadi, kamu mau cerita soal apa?." Tanya Irsyad


"Kamu tahu Syad, Mela mau cerai sama suami nya." Ucap Devi


"Oh itu aku sudah tahu soal itu." Jawab Irsyad dengan mimik wajah biasa saja karena memang benar ia sudah tahu cerita itu


"Iya ternyata suami nua dia itu brengsek banget, sudah punya istri yang sholehah baik dan punya anak yang pinter masih saja seleingkuh, kan kasihan banget Mella, sudah nikah nya terpaksa terus di sakitin lagi.


"Ya aku juga kasihan dan tidak tega lihat nya, pas kemarin dia bawa bawa anak nya yang lagi sakit pula.


Sindi hanya menjadi pendengar setia mengikuti acara curhat mereka, sampai sebuah kalimat yang di dengar nya membuat Sindi benar-benra tidak percaya


"Coba aja dulu dia tidak ikutin keinginan orang tua nya, pasti kalian sekarang hidup bahagia Syad." Ucap Devi


"Itu sudah masalalu dan tidak ada guna bya di sesali, sekarang harus fokus ke masa depan dan memperbaiki semua nya." Jawab Irsyad


Mendengar semua itu membuat Sindi terpaku, hati nya bak di sayat sayat pisau tajam, yang melukai hati nua, jadi benar foto yang aku lihat itu dan perempuan di pantai itu nama nya juga Mela jadi selama ini bang Irsyad, dia....

__ADS_1


Tiba-tiba pelayan datang membawakan menu mereka.


"Ya sudah kalian selamat makan ya, aku cabut dulu Syad, bye Sindi sampai ketemu lagi ya." Ucap Devi lalu pergi dari tempat itu, tapi kata-kata yang telah di ucap oleh Devi menancap di hati Sindi


Dengan sangat terpaksa Sindi memasukkan makanan nua ke dalam mulut nya, saat ini selera makan Sindi benar-benar hilang, tapi ia mencoba menutupi luka di hati nya, dengan bersikap seperti biasa nya baik-baik saja di hadapa Irsyad dengan sekuat tenaga Sindi menahan air mata nya agar tidak jatuh di hadapan laki-laki yang menjadi suami nya itu.


Sampai sudah pulang ke rumah, Sindi lebih banyak diam, karena merasa lelah Sindi memutuskan untuk tidur lebih awal.


Di atas tempat tidur, Sindi namoak sangat gelisah, sudah beberapa kali berganti posisi tapi mata nya enggan untuk terpejam, sampai akhir nya Irsyad masuk ke dalam kamar dan mendapati Sindi belum juga tertidur setelah sebelum nya Sindi pamit untuk pergi tidur.


"Kenapa belum tidur?." Tanya Irsyad


Mendengar jawaban dari Sindi, Irsyad memutuskan untuk naik ke tempat tidur.


"Sini biar abang bantu?." Jawab Irsyad


"Bantu apa bang?." Tanya Sindi

__ADS_1


"Abang akan bantu kamu agar bisa tidur cepat."Jawab Irsyad


"Sikap mu yang seperti ini yang membuat ku bingung, seperti apa kamu sebenar nya, perasaan kamu saat ini, apakah hanya ada perempuan itu di hati mu bang?." Ucap Sindi dalam hati nya


Irsyad membaringkan tubuh nta dan mendekao Sindi dalam pelukkan nya, wangi khas parfum yang di pakai oleh Irsyad membuat siapa pyn yang menghirup nya akan merasa nyaman, tanpa ragu Sindi memejamkan mata nya di pelukkan Irsyad.


Setelah Sindi tertidur, Irsyad memandangi setiap ins wajah cantik istri nya


"Kamu tahu Sindi apa yang....


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...

__ADS_1


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2