
" Biasalah nak, seperti kamu tidak tahu, oma dan opa lagi ke yayasan yang di kelola sama mommy kamu, oma dan opa juga sering kesana kok."
" Maaf ya ma, Irsyad baru tahu, mungkin gara-gara Irsyad sibuk kerja jadi jarang ke yayasan."
" Tidak apa-apa nak, kami juga paham."
" Ma, sebentar lagi Irsyad akan pergi kerja dulu, Irsyad titip Sindi ya ma, tadi pagi Sindi bilang mau ke mama begitu jadi Irsyad antar sekalian pas berangkat kerja, nanti sepulang kerja Irsyad akan kesini lagi untuk jemput Sindi." Ucap Irsyad
" Kamu itu bicara sama siapa saja nak, sudah pasti mama akan menjaga putri mama, kamu tidak perlu sungkan, mama kan juga sudah menjadi orang tua kamu juga." Jawab mama Citra
Setelah selesai membuat minuman, Sindi membawa ke ruang tamu, mereka ber tiga berbicara sekali-kali Irsyad membuat lelucon, memang Irsyad dan Mesya terkenal lebih humoris dari pada kakak dan abangnya, sekarang di rumah keluarga Pamungkas sudah berkurang 1 putranya, jadi lumayan sepi, tinggal Mesya saja
Irsyad melihat jam yang bertengger di tangan kirinya langsung berpamitan untuk kerja karena tempat kerjanya lumayan jauh dari rumah mama Citra
__ADS_1
" Ma, Irsyad pamit dulu, ini waktu sudah mepet, takut kalau nanti telat." Ucap Irsyad
" Iya nak, kamu hati-hati ya, tidak usah ngebut-ngebut." Nasehat Mama Citra
" Iya ma, Sin abang kerja dulu ya, kamu baik-baik di sini, mumpung lagi sama mama, bisa minta di ajarin masak, ya gak ma?."
" Siap nak, mama akan mengajari Sindi masak, bila perlu akan mama tuliskan resep-resep nya nanti." Jawab mama Citra
" Iya bang, hati-hati ya." Ucap Sindi sambil mencium tangan suaminya dan mengantarkan suaminya ke depan setelah suaminya berpamitan dengan mamanya
" Sin, hubungan kalian baik-baik saja kan?, apa hubungan kalian seperti suami istri sungguhan? apa Irsyad memperlakukan kamu dengan baik?." Tanya mama Citra
" Wih mama kalau tanya banyak sekaki, jadi bingung mau jawab yang mana dulu, Alhamdulilah baik ma, saat ini bang Irsyad bisa menjadi suami yanga sangat perhatian, semua kebutuhan ku bang Irsyad memenuhinya, saat tengah malam pun bang Irsyad rela mencarikan apa yang Sindi mau, bang Irsyad tidak memperbolehkan aku untuk memendam apa yang aku inginkan, selagi bang Irsyad bisa pasti akan memenuhinya, mama sudah tidak perlu khawatir lagi pada Sindi, semuanya baik-baik saja ma, tapi kasihan bang Irsyad status suami Sindi tapi kita masih seperti kakak adik ma, Sindi belum bisa memenuhi kewajiban sebagai istri bang Irsyad." Ucap Sindi dengan mata berkaca-kaca
__ADS_1
" Nak, memang kalian selama ini hanya sebagai adik kakak, tapi mama yakin selama masa kehamilan kamu ini, buatlah itu untuk saling memahami satu sama lain, suatu saat kalian akan menjadi sepasang suami istri yang sesungguhnya." Jawab mama Citra
" Iya ma, sekarang saja Sindi sudah nyaman ma dengan kehadiran bang Irsyad di sisi Sindi, banga Irsyad sangat sabar menuntun Sindi untuk menjadi istri sesuai dengan keinginan bang Irsyad." Jawab Sindi
" Iya mama juga memperhatikan model pakaian kamu, kamu sekarang sudah kulai berhijab, cara berbicara kamu, sudah banyak berubah kamu nak," Ucap mama Citra yang sempat kaget saat melihat penampilan Sindi yang sudah berubah, mama Citra sungguh sangat bersyukur atas perubahan putrinya
...🌷🌷🌷...
...Hai kakak-kakak semua, untuk Giveaway akan saya umumkan akhir bulan ya kak, Semangat...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
...Terima kasih sudah membaca karya saya...