
" Bunda.... hiks hiks." Cio masih seseggukan, Kayla mengusao muka Cio dengan tisu dan merapikan rambutnya, Sandi hanya memandanginya betapa Kayla menyayangi Cio
" Sudah jangan menangis ya jagoan bunda, ini bukan salah bik Siti mungkin Cio kecapean jadi manja." Ucap Kayla menengahi antara Siti dan Sandi
" Mas, biar Cio di sini ya, adik tidak tega ninggalin dia." Kayla menyisir rambut Cio membuatnya nyaman yang memeluk Kayla, Sandi hanya tersenyum memandanginya serius dala hatinya
" Gagal malam pertamaku kalau kayak begini jadinya, harus nambah beberapa hari disini." Sandi menghela nafasnya kembali dan mengusap mukanya
" Biar sama saya Nyonya, Den Cio sudah tenang, ayo den ikut bik Siti, kita bobok lagi lagi ya." Rayu Siti
" Nggak mau..... sama Bunda, huaaaaa..." Cio nangsi lagi
" Cup-cup... anak manis tidak boleh nangis ya, disini sama bunda ya." ucap Kayla mengusao kepala Ciio hingga dian
" Mas, boleh ya." Ucap Kayla, Sandi masih memasang wajah masam
" Mas tidak kasihan, Cio nangis sampai seperti itu." Kayka memeluk Cio dan mengusap punggungnya
" Hufft... ya sudah baiklah sayang." Sandi terpaksa tersenyum kepada Kaya
" Yang iklas mas." Kayla menggoda
__ADS_1
" Iya sayang, bik Siti bawakan keperluan Cio malam dab packing yang tidak di pakai, besok ikut mama dan papa, saya masih mau disini." Ucap Sandi
" Baik tuan, saya permisi
" Cio tidak bareng kita mas,." Kayla kaget mendengar Sandi bicara seperti itu
" Tidak sayang, biar Cio balik sama mama dan papa."
" Kita mas, pulang kapan?." Tanya Kayla
" Dua haru lagi kita di sini." Ucap Sandu dengan senyum penuh kemenangan
"Malam ini selamat kamu sayang, tidak tahu kalau besok hehehehe." Ucap Sandi dalam hati
" Tolong bunda sayang, bunda takut sama ayah kamu, malam ini selamat masih ada kamu nak, tidak tahu kalau besok." Ucap Kayla dalam hati
Siti kembali lagi dan membawa beberapa perlengkapan Cio malam ini dan meninggalkan majikan kecilnya di kamar Sandi
" Bunda cucu..." Cio minta ssu
" Iya Sayang, bunda buatkan ya," Kayka menurunkan Cio dari pangkuannya dan duduk disebelah Sandi
__ADS_1
" Biar mas aja yang buatin, adik tidurkan Cio saja di tempat tidur sudah ngantuk lagi itu Cio." Kayla memandangi Sandu yang berdiri membuatkan susu untuk Cio dengan tersenyum
" Terima kasih mas." Sandi pun menoleh dan tersenyum ke Kayla
" Sayang, kita bobok yuk." Kayla mengangkat Cio lalu membawanya ke tempat tidur, Cio pun mengangguk dan memeluk Kayla
Kayla membaringkannya di tengah temoat tidur, dia pikir nantu Cio tidur di tengah, Sandi di sebelah kanan dan Kayla di sebelah kiri Cio
" Ini susunya." Sandi memberikannys ke Kayla
" Terima kasih Ayah, ayo sayang kita bobok." Kayla menidurkan Cio sedangkan Sandi duduk di sofa memainkan ponselnta dan menghabiskan kopi buatan istrinya sambil sesekali memandangi mereka berdua
Cio pun tertidur kembali dan tak terasa Kayla pun ikut memejamkan matanya. Sandi melihat mereka berdua tidak bergerak kemudian mendekatinya, membangunkan Kayla kalau juga belum sholat isya' tadi
" Sayang, bangun adik belum sholat Isya' tadi," Sandi menepuk bahu Kayla
Kayla menggeliat dan membuka matanya melihat Sandi ada di depannya
" Mas, adik jadi ikut tidur, mas bilang apa tadi." Tanya Kayla
" Bangun ayo sholat Isya' dulu." Sandi beranjak ke kamsr mandi mengambil air wudhu, Kayla duduk dan memandangi punggung suaminya sambil tersenyum
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...To be continued...