
"Waalaikumsallam ustad ada apa menchat ana"
Jawab nabila
Kebetulan waktu nabila membalas ustad raihan sedang aktif
"Nggak apa², kamu nabila yang kelas 11 itu kan?
Tanya ustad raihan
"Iya ustad , emangnya kenapa?
Jawab nabila sambil bertanya
"Owh tidak apa² saya hanya ingin bertanya itu saja" jawab ustad raihan
"Owh gitu, yaudah ustad, assalamualaikum "
Jawab nabila
"Eeeeeee, bentar sebenrnya saya mau ngasih tau tentang sesuatu"
Kata ustad raihan
"Apa itu ustad"
Tanya nabila
"Sebenarnya saya mengagumi kamu"
Jawab ustad
Saat nabila membaca ia merasa jantungnya itu sudah copot, dan sesekali ia menampar pipinya
"Ya allah apakah ini jawaban atas do'a ku yang ku pinta dari mu"
Gumam nabila
__ADS_1
"Owh gitu ya ustad"
Jawab nabila dengan cool karna dia tidak ingin harga dirinya rendah karena mejawab chat dengan lebay
"Iya, rencana saya setelah kamu lulus, saya ingin melamar kamu"
Kata ustad raihan
"Hmmmmm gitu ya ustad kalo ana sih iya, iya aja kalo ustad mau melamar ana, tapi ustad perlu ngomong juga sama orang tua ana"
Jawab nabila
"Iya saya sudah ngomong kata mereka, mereka setuju, lagian kan kita hanya beda 5 tahun, bagi saya tidak jadi masalah"
Jawab ustad raihan
"Ustad dapat darimana nomor orang tua ana"
Tanya nabila
"Dari formulir pendaftaran kamu"
Jawab ustad raihan
Kata nabila
"Tapi ini kita rahasiakan saja dulu, jangan katakan ini kepada teman kamu apalgi rahma"
Kata ustad
"Iya ustd, insya allah"
Jawab nabila
"Ya sudah, assalamualaikum"
Kata ustad raihan
__ADS_1
"Waalaikumsallam ustad"
Jawab nabila
Nabila pun bergegas mengambil buku berjudulkan cara menjadi istri yang baik, dia membacanya dengan penuh semangat, dan dia pun mulai sekarang lebih sering masak, dan melakukan pekerjaan rumah lainnya
Ia benar-benar tidak menyangka apa yang telah ia rasakan tadi, orang yang di kaguminya kini mengagumi dia juga dan berencana akan menikahinya.
"Aku dari sekarang nggak boleh lagi malas-malasan"kata nabila dengan semangat
------
"Mah nabila boleh nanya nggak?
Tanya nabila
"Ya boleh lah sayang, mau nanya apa?
Kata mamah
"Ustad raihan udah minta restu ya sama mamah dan papah?
Tanya nabila
"Hmmmmm, iya sayang ustad raihan udah minta restu sama mamah dan papah, mamah papah restuin aja karena ustad raihan kan lulusan pondok pastinya bisa membimbing kamu, kamu juga sama ustad raihan nggak jauh lebih tua banget umur nya ustad raihan 21 sedangkan kamu 16 kalo kamu lulus beliau umur beliau 22 sedangkan kamu 17"
Jelas mama
"Gitu ya ma, yaudah deh, nabila masuk kamar dulu ya"
Kata nabila
"Iya sayang"
Jawab mama
Nabila pun masuk kamar dan merebahkan tubuhnya di kasur yang lembut, ia bengong memikirkan hal sesuatu yang baru saja terjadi
__ADS_1
"Masa iya sih ustad raihan mengagumi ku juga malah ingin menghalalkan ku? Aku tak begitu yakin, tapi kalo eamng jodoh aku tak bisa berkutik lagi pada takdir,jodoh mah nggak kemana, aku memang terlalu muda untuk menjadi istri dan menjalani rumah tangga tetapi lebih muda siti aisyah umur 8 tahun sudah menikah dengan rasullah, aku merasa belum sanggup jauh dari orang tua ku, eh tapi jarang-jarang ada yang Sama-sama mengagumi tapi tidak di ketahui satu sama lain di antara mereka hanya mereka saja dan allah yang tahu perasaan merka, hufft"
Kata nabila yang bingung