CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

" Sudah jangan dengerin abang abang kamu nak, daddy masih kuat kok gendong kamu, apa kamu lupa kalau daddy adalah pahlawan kamu." Jawab daddy


" Terima kasih daddy, adik sayang daddy, love you daddy, muah muah muah." Ucap Mesya


" Love you too sayang." Jawab daddy


" Ya daddy aja yang di ciumin mommy tidak." ucap mommy dengan gaya sedikit ngambek


" Kita sayang mommy." ucap Lian, Juna dan Irsyad bersamaan sambil memeluk mommy


" Apa mommy juga mau di gendong seperti Mesya!!!." Tawar Sandi


" Ih kalian ini, mommy berat tahu." jawab mommy menggoda anak laki laki nya


" Wah mommy remehin kita ini bang." ucap Irsyad


" Iya dek, gimana kalau kita gendong saja mommy, gimana gimana?." Jawab Lian

__ADS_1


" Jangan bang, biar daddy saja yang gendong mommy, ya tidak mom." ucap daddy


" Cie daddy, abang salut sama daddy, semoga kita semua seperti daddy dan mommy ya." Ucap Sandi


" Amiiin." ucap semua anak anak Bagas dan Tika


" Yang perlu kalian tahu, dulu daddy kalian ini sempat menolak mommy kalian, sok sok an menolak tapi sekarang seperti amplop dan perangko." ucap oppa


" Pa, yang dulu ya dulu yang sekarang ya beda." Jawab Bagas setelah menurunkan Mesya dan masuk ke dalam mobil


" Sayang, nanti di kamar pijitin mas ya." Ucap Bagas berbisik di sebelah Tika


" Kan, kasihan putri kita sayang, muah." Sanggah Bagas sambil mencium pipi istri nya tercinta


" Dad tahan dulu kenapa, kalau di rumah saja gimana, disini masih ramai dan masih ada anak dan cucu daddy mommy." Ucap Irsyad yang tahu kalau tadi daddy mencuri ciuman dari mommy nya


" Ah kamu itu sama Mesya dari kecil selalu gangguin keromantisan daddy dan mommy tahu." Ucap daddy

__ADS_1


" Ha ha ha ha, daddy ternyata bisa cemberut juga, adik dan kakak sayang daddy." Ucap Mesya dan Kayla


Semua orang di sana sangat senang, rasa bahagia yang merasa kalau keluarga nya lengkap, terutama Tika, selama ini ia selalu was was karena anak gadis nya jauh dari jangkauan mata nya, tapi Tika juga sangat bersyukur karena ke 4 abang nya selalu mengawasi selama Mesya jauh dari mereka dan ternyata Mesya bisa bertanggung jawab dengan apa yang telah ia pilih.


🥀Sedangkan di Jakarta lebih tepat nya di rumah keluarga Ray.🥀


Langit terus menangis mereka semua yang ada di sana bingung karena tangisan Langit seperti menahan sakit, Ray langsung mengajak ayah dan ibu nya ke RS untuk memeriksakan Langit segera mungkin, tidak butuh waktu lama mobil Ray sampai di RS, teman Ray yang tahu kalau Ray akan ke RS langsung menunggu Ray di depan RS.


" Ray ada apa?." Tanya Adit yang bingung kenapa malam malam begini Rat serta kedua orang tua nya ke RS dan yang membuat Adit lebih kaget adalah Ray juga mengajak Langit ke RS


" Bro, tolong anak ku, dari tadi Langit nangis seperti nya menahan rasa." Jawab Ray dengan raut wajah yang sangat khawatir


" Baik kita masuk, untuk saja aku meminta dokter Ana untuk datang ke RS, jadi apa yang aku khawatirkan benar." Jawab Adit sambil menggendong Langit dan Ray di sebelah nya, mereka berdua berjalan dengan cepat sampai tidak membalasa sapaan dari orang yang mengenal mereka berdua


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2