CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 227


__ADS_3

"Assalamualaikum." Tika mengucap salam


"Waalaikumsalam. Eh tuan dan nyonya serta aden Irsyad, silahkan masuk, tuan dan nyonya ada di dalam


"Terima kasih bi." Jawab Tika, sedangkan Bagas dan Irsyad hanya diam saja, Bagas berfikir kalau ia harus berkata apa pada Angga, bagaimana pun juga dulu Bagas ikut andil untuk Irsyad menikahi Sindi, sedangkan Irsyad mempunyai fikiran yang banyak sekali


Bibi masuk ke dalam rumah untuk memberitahukan kepada majikan nya kalau tamu nya adalah besan nya sendiri.


Citra dan Angga segera menuju ruang tamu di mana Bagas dan Tika berada


"Wih bro loe maaf lama menunggu." Ucap Angga, untuk mencair kan suasana, karena Angga kenal Bagas tidak hanya 1 atau 2 hari saja, mereka bertiga dengan Arman sudah berteman lam, jadi sudah tahu seluk beluk sifat sahabat nya.


"Tidak apa-apa nyante saja, duduk Ngga Cit, ada yang mau gue bicarain, maaf pakai bahasa nyante saja ya, otak gue lagi engap ini, sebelum nya atas nama keluarga aku mohon maaf yang sebesar besar nya, aku serta keluarga ku datang kesini untuk membicarakan masalah anak anak kita, tanpa aku ceritakan mungkin kamu dan Citra pasti sudah mengerti (Angga dan Citra mengangguk), aku sebagai kepala rumah tangga merasa gagal mendidik putra ku untuk menjadi suami yang sholeh,..." Ucap Bagas tapi sebelum selesai bicara perkataan Bagas di putus oleh Angga


"Nyante Gas, tidak usah tegang atau emosi, sebenar nya di sini yang salah bukan hanya Irsyad saja melainkan Sindi juga, mereka berdua sama-sama salah, barusan aku juga sudah memberitahukan semua nya pada Sindu, maaf kalau aku belum bisa mempertemukan Sindi dengan Irsyad karena aku mau ada yang mau aku tanyakan pada Irsyad terlebih dahulu sebelum mereka bertemu dan menyelesaikan masalah mereka, Syad tatap papa."pinta Angga

__ADS_1


Irsyad langsung mengangkat kepala nya dan berhadapan langsung dengan papa mertua nya.


"Apa di hati kamu sudah ada nama Sindi nak? jawab dengan jujur tidak usah takut pada kami, lebih baik kami mengetahui nya sekarang dari pada nanti." Tanya Angga


1 menit.....


2 menit.....


3 menit.....


sampai


Irsyad masih belum menjawab pertanyaan dari papa mertua nya.


"Kalau kamu masih bimbang, bukan nya papa mengusir kamu lebih baik kamu pulang dulu, sholat dan minta petunjuk pada Allah agar kamu bisa menentukan jawaban apa yang alan kamu berikan pada kita." Ucap Angga

__ADS_1


"Aku mencintai Sindi pa." Ucap Irsyad dengan tegas tanpa ada rasa keraguan


"Benar kah?." Tanya Angga


Irsyad menganggukkan kepala nya, Semua orang di sana merasa lega, tapi mereka semua di sana menutupi nya, mereka ingin seberapa besar cinta Irsyad untuk Sindi


"Meskipun kamu tahu Syad kalau Omar bukan anak kamu? dan pasti nya kamu juga tahu kalau Sindi bukan lah wanita seperti mommy kamu bahkan saudara perempuan kamu yang bisa menjaga kesucian nya saat ia belum menikah?." Angga bertanya lagi


"Iya pa Irsyad tahu, tapi Irsyad menerima nya pa, Omar juga sudah Irsyad anggap seperti anak sendiri, Isryad hanya mau menikah 1 kali di hidup Irsyad, jadi tolong beri kan kesempatan Irsyad untuk membuktikan kepada Mommy, Daddy, Papa dan Mama kalau Irsyad bisa.....


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2