
" Belok kanan mas, kita ke lapangan brawijaya aja ya, jalan-jalan kesana ada tongkrongan juga kok." Ajak Kayla
Sandi melajukan kendaraannya dengan santai mengelilingi malam jalanan di kota Surabaya, mereka seperti pasangan muda mudi yang sedang di mabuk cinta, bagi yang melihatnya mungkin merasa mereka adalah sepasang kekasih namun ternyata mereka sudah sepasang suami istri
Setelah sampai di lapangan brawijaya, Sandi berhenti di pinggir jalan, melihat pemandangan sekitar." Kenapa mas berhenti."
" Kita nikmati dulu, masak jalan terus dari tadi, cari tempat nongkrong yuk, yang asyik sayang."
" Maunua outdoor apa indoor mas?." Tanya Kayla
" Outdoor aja seru kayaknya."
" Oke, kita ke arah sana saja seru, nanti di sana ada cafe bagus mas."
" Oke sayang, let's go."
Sandi melajukan kembalu kendaraannya ke arah yang di tunjuk oleh Kayla, mereka telah tiba di sebuah tempat nongkrong yang ramai dengan muda mudu beserta pasangan mereka, ada jyga yang datang beserta teman-teman dan sahabatnya
Sandi dan Kayla masuk ke dalam Cafe, kemudian memesab minuman dan camilan untuk mereka berdua, tiba-tiba ada seseorang yang menyapa Kayla ketika mereka sedang menunggu pesanan
__ADS_1
" Kayla." Sura laki-laku itu membuat Kayla dan Sandi menoleh je arah suara yang memanggilnya
" Tio." Kayla menyebut nama orang itu
" Apa kabar? lama tidak pernah bertemu." Tio mengulurkan tanganya untuk berjabat tangan namun Kayla hanya tersenyum dan merapatkan kedua tangannya ke deoan dadanya
" Baik." Jawab Kayla, Sandu pun hanya memandang dengan rasa penasaran
" Oh, oke." Tio berbasa-basi tanpa memperhatikan ada seseorang yang duduk di depan Kayla
" Maaf, kalau tidak ada perly silahkan pergi, jangan ganggu kami." Ucap Kayla membuat Tio memandang Sandi saat Kayla menyebut mereka
" Kenalkan mas, saya suami Kayla." Sandi berdiri dan mengulurkan tangannya dengan gagah dan berwibawa
" Suami, kamu sudah menikah." Tio terlihat kaget dari ekspresunya dan menerima jabat tangan Sandi
" Sandi Wijaya." Ucap Sandi tegas dan sedikit meremas tangan Tio
" Tio." Tio merasakan kalau jabatan tangan Sandi sedikit keras dan dia sedikit meringis melihat ity, Sandi melepas jabatannya, Kayla melihat ekspresi Tio hanya bisa menahan tawanya
__ADS_1
" Rasain kamu, remuk itu tangan kamu." Kayla berbicara sendiri dalam hatinya
" Ada perlu apa dengan istri saya." Gertak Sandi
" Tidak ada apa-apa mas, hanya menyapa lama tidak pernah bertemu." Jawab Tio
" Sekarang sudah selesai? mau apa lagu, Jangan GANGGU istri saya." Sandi menekankan pada kata ganggu yang terasa memaksa di telinga
" Baik, saya permisi maaf mengganggu, Kayla saya pergi dulu." Kata Tio sambil berlalu dan Kayla tidak memperdulikannya
Sandi memandangu Tio yang memandang kembalu dengan tatapan membunuh membuat Tio langsung berjalan cepat
" Itu mantan kamu dek? atau laki-laki yang selalu kasih kamu hadiah." Ucap Sandi kepada Kayla yang merasa hebat dari mana, dia tahu nama laki-laki yang dulu sering memberi hadiah, tapi hadiahnya selalu di kembalikan oleh Kayla karena cinta laki-laki itu selalu di tolak oleh Kayla
" Bukan mas, Kayla tidak pernah berpacaran, sama mommy dan daddy tidak pernah memperbolehkan putra putrinya untuk berpacaran, kalau yang memberi hadiah, iya benar, dia orangnya, mas kok tahu, tau dari mana?." Jelas dan tanya Kayla pada Sandi
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1