CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 162


__ADS_3

Setelah Tika dan Sindi duduk, mobil Juna terbuka, ada kaki turun dari sana, Tika dan Sindi yang memperhatikan langsung berdiri karena penasaran siapa yang turun dari mobil tersebut. Irsyad keluar dari mobil abang nya


Deg


Jantung Tika dan Sindi langsung berhenti sejenak.


"Nak apa benar ini kamu nak, mommy tidak sedang berhalusinasi kan? apa karena mommy lagi merindukan kamu, jadi mommy merasa kalau kamu ada di rumah ini." Ucap Tika dalam hati nya, Tika tidak berkedip sama sekali, Tika takut kalau ia berkedip nanti Irsyad akan hilang dan Tika akan kecewa.


Sedangkan Sindi juga merasakan apa yang di rasakan oleh mommy


"Bang, apa benar ini abang, Sindi sedang tidak bermimpi kan bang, jujur Sindi rindu sama abang, sejak abang di dalam tahanan, Sindi tidak bisa tidur nyenyak bang, anak yang Sindi kandung juga rindu sama abang, entah apa ini ikatan batin kalian berdua, meskipun abang bukan ayah biologis nya tapi abang lah yang merawat nya dari awal bang, jadi selama abang tidak bersama nya, ia selalu buat tidur ku tidak nyenyak bang, karena selama ini setiap malam abang selalu menyapa nya, selalu membelai nya jadi, ia meresa kehilangan bang." ucap Sindi dalam hati.

__ADS_1


Irsyad mendekat kepada Tika lalu berlutut dan hendak akan mencium kaki sang mommy, Tika langsung mengangkat bahu Irsyad lalu memeluk nya, Tika langsung mencium semua wajah putra nya setelah melepas pelukan nya


"Nak benarkan ini kamu, putra mommy?." Tanya Tika sambil membelai wajah putra nya


"Iya mom, ini Irsyad, Irsyad minta maaf ya mom, sudah membuat mommy daddy Oma Opa dan kakek kecewa dan sudah mencoreng nama baik keluarga, maaf kan Irsyad ya mom." Ucap Irsyad yang langsung memeluk mommy lagi


"Nak kami tidak pernah merasa kalau kamu sudah membuat kami kecewa dan merusak nama bail keluarga, sudah jangan fikir kan itu ya, yang harus kamu ingat adalah cara nya bertobat kepada Allah nak, hanya Allah lah yang akan memberi kamu ampunan."


Irsyad melihat di sebelah mommy ada istri nya, Sindi yang melihat suami itu sedang menatap nya langsung tersenyum, tapi senyuman itu di hiasi dengan tangisan Sindi, Sindi menangis karena di depan nya adalah laki-laki yang ia rindukan beberapa hari ini.


Irsyad lansung mendekati Sindi lalu memeluk nya.

__ADS_1


"Maafkan abang ya sayang, abang sudah membuat kamu menangis, abang takut kalau kamu meninggalkan abang, apa jadi nya abang kalau tidak ada kamu dan baby, kamu adalah belahan jiwa abang sayang, sekali lagi maafkan abang, abang Cinta sama kamu." Ucap Irsyad yang berbisik tepat di telinga Sindi dan itu sukses membuat tangisan Sindi pecah, setelah mendengar ucapan CINTA dari suami nya, Sindi yang selama ini menunggu ucapan itu dan sekarang penantian nya selesai sudah, Sindi langsung mengeratkan pelukan nya


"Sin, ingat kandungan kamu nak, Irsyad lepaskan istri kamu, ayo kita masuk, mommy akan menelpon daddy kamu agar pulang


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...

__ADS_1


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2