
"Bang!!!." Ucap Irsyad
Lian dan Juna langsung memutar leher nya untuk melihat siapa yang memanggil nya, mereka bertiga langsung berpelukan, menuangkan rasa bahagia yang luar biasa di dalam hati nya.
"Bagaimana sudah lega dek, kamu bisa bebas?." Tanya Juna
"Terima kasih kak sudah mau membebaskan Irsyad, Irsyad berhutang banyak kepada abang." Jawab Irsyad yang memandang Lian dan Juna bergantian.
"Sudah-sudah jangan di bahas lagi, kita harus segera pulang, kasihan mommy, pasti mommy lagi menunggu kita di rumah." Ucap Juna lalu pergi meninggalkan kantor polisi dan segera pulang ke rumah.
Perjalanan lumayan cepat karena jam segini orang masih sibuk dengan di kantor nya, sedangkan Lian dan Juna kan mereka adalah pemilik perusahaan jadi mereka masuk sesuka hati nya.
Tika dan Sindi yang sedang berada di teras rumah nya, mereka sedang menata bunga yang baru di beli oleh Tika.
Suara mobil masuk ke dalam halaman rumah, Tika berhenti menata bunga nya, lalu menatap mobil yang masuk ke dalam halaman nya.
__ADS_1
Tika melihat ke dua putra nya turun dari mobil.
"Assalamualaikum mommy." Ucap Juna dan Lian bersamaan
"Waalikumsalam nak, bagaimana kaliam sudah dari kantor polisi? sudah besuk adik kalian? bagaimana kondisi adik kalian? pasti jambang di dagu nya banyak ya nak?, tadi mommy lupa membawakan kalian alat pencukur." Ucap mommy sambil menunduk setelah berkata lupa membawa alat cukur untuk putra nya yang ada di dalam tahanan
"Mommy, Irsyad sangat baik, benar kata mommy, kalau jambang di dagu nya Irsyad sangat tebal bahkan kalau mommy melihat nya pasti mommy kaget." Ucap Lian
"Tapi mommy tadi tidak ikut kalian nak, sebenar nya mommy ingin ikut, mommy kangen sama adik kalian, tapi entah kenapa hati mommy berkata kalau adik kalian akan segera bebas." Ucap Tika
"Mommy duduk dulu ya, abang punya kejutan buat mommy." Ucap Juna sambil mengajak sang mommy duduk di kursi teras rumah, Sindi juga di suruh ikut duduk di kursi sebelah mommy
Lian yang memberi kode kepada Irsyad, Irsyad buru-buru membersihkan sisa air mata nya, Irsyad tidak mau kalau mommy dan Sindi melihat ia habis menangis, Irsyad tidak mau kalau ke dua bidadari hati nya sedih.
Setelah Tika dan Sindi duduk, mobil Juna terbuka, ada kaki turun dari sana, Tika dan Sindi yang memperhatikan langsung berdiri karena penasaran siapa yang turun dari mobil tersebut. Irsyad keluar dari mobil abang nya
__ADS_1
Deg
Jantung Tika dan Sindi langsung berhenti sejenak.
"Nak apa benar ini kamu nak, mommy tidak sedang berhalusinasi kan? apa karena mommy lagi merindukan kamu, jadi mommy merasa kalau kamu ada di rumah ini." Ucap Tika dalam hati nya, Tika tidak berkedip sama sekali, Tika takut kalau ia berkedip nanti Irsyad akan hilang dan Tika akan kecewa.
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...
__ADS_1