CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 121


__ADS_3

" Dan kita sebagai seorang anak yang sudah di angkat, di beri kehidupan yang layak, di beri kasih sayang yang utuh, mempunyai hutang budi yang banyak kepada bapak dan ibu bro , kita tidak mau melihat kesedihan yang terus berkelanjutan, meskipun selama ini bapak dan ibu dengan mudah menutupi rasa rindunya pada anak laki-lakinya yang telah hilang, tapi kit semuanya tahu kalau di balik senyum yang menawan dari bapak ibu tersirat rasa kesedihan yang masih membara, tolong kita bro, gue yakin kalau Adit itu anak bapak ibu yang hilang," Ucap Alex sambil menitikan air matanya, tidak hanya Alex, Lian dab Candra juga begitu


" Insya Allah gue akan bamtu kalian semampu gue ya, kita hanya bisa berdoa semoga semuany sesuai dengan apa yang di inginkan." Ucap Lian


🌹🌹🌹


" Le, kamu lagi ngapain sekarang?." Tanya Ibu Ima


" Tidak buk, ni lagi rebahan aja,"

__ADS_1


" Gimana tadi acaranya le?."


" Alhamdulilah lancar buk, Adit seneng buk, sudah lihat sendiri kalau Lian menemukan tambatan hatinya." Ucap Adit


" Le, ada yang ibu kasih tahukan ke kamu,! " Ucap Ibu dengan terlihat raut wajah kesedihan dari ibu


Ibu berdiri masuk ke dalam kamarnya lalu keluar dengan membawa sebuah kotak, lalu meletakkan di depan Adit


" Itu apa buk?." Tanya Adit

__ADS_1


" Ini adalah barang-barang kamu le.!" jelas Ibu


" Maksudnya buk?." tanya Adit yang belum tahu


" Sudah saatnya kamu tahu semuanya le, ibu tidak mau waktu ibu meninggal nanti kamu masih belum tahu siapa kamu sebenarnya, setelah ibu menceritakan semuanya, terserah kamu mau pergi ninggalin ibu dan adek kamu atau sebaliknya itu terserah kamu le, ibu hanya ingin kamu tahu siapa kamu sebenarnya, sebenarnya kamu bukan anak kandung ibu dan bapak le, dulu kamu di temukan oleh bapak saat bapak jadi tukang kuli angkut di pasar, dulu kamu berada didekat dengan tong sampah di pasar, bapak menemukan kamu dengan kondisi kamu menangis, bapak mencari siapa yang sudah menaruh kamu tapi tidak ada satu pun dari mereka yang bisa menjawab pertanyaan bapak, akhirnya kamu di bawa pulang oleh bapak, kami merawat kamu seperti anak kami sendiri, setiap hari bapak mencari siapa keluarga kamu le, hingga saat terakhir bapak saja beliau menitipkan pesan pada ibuk, kelak setelah kamu dewasa, kamu harus berhak tahu siapa kamu sebenarnya le, jujur di hati ibu, ibu tidak ingin kehilangan kamu, ibu ingin kamu tetep berada di samping ibu dan Sarah, tapi ibu tidak boleh egois, kamu berhak untuk bahagia le, meskipun ibu juga tidak tahu siapa keluarga kamu sebenarnya, ibu sudah tua dan kondisi ibu semakin hati semakin menurun, ibu tidak mau disaat ibu meninggal nanti ada yang belum ibu katakan pada kamu, sekarang kamu sudah tahu siapa kamu sebenarnya le, sekarang waktunya kamu mencari siapa kamu sebenarnya dan mulailah bahagia, sudah cukup kamu hidup sengsara selama ini, sejak bapak meninggal kamu telah menjadi tulang punggung di keluarga kita, carilah keluarga kamu le, barang ini adalah satu-satunya barang yang akan membawa kamu kepada kedua orang tua kamu, ibu sudah menepati janji pada bapak untuk memberi tahu kamu,......


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2