CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 171


__ADS_3

" Bunda." Teriak Cio dari kejauhan, Kayla yang mendengar dan mengenali suara cempreng itu langsung melihat ke sumber suara


" Assalamualaikum, putra bunda yang tampan." Kayla ucap salam, secara tidak langsung juga Kay juga mengajari Cio


" Wa'alaikumsalam, bunda Cio duduk disini ya." Ucap Cio


" Iya sayang, sini duduk sama bunda, Cio mau makan apa nak?." Tanya Kayla


" Cio mau makan ayam bunda, sama es cream ya bun." Ucap Cio


" Baiklah pangeran, bunda akan mempersembahkan ayam serta es cream pada pangeran." Jawab Kay seperti ada di dongeng-dongen, Cio yang melihat bundanya seperti itu langsung tertawa


" Cio kenapa tertawa seperti itu, ada apa bun dengan cio?." Tanya Sandi, kalau ada Cio mereka berdua sepakat untuk memanggil ayah dan bunda

__ADS_1


" Ni yah, tadi bunda bilang begini ke Cio, baiklah pangeran, gitu yah, kan lucu kan?." Jawab Cio


Sandi yang mendengar tenyata dia tidak salah pilih untuk menjadikan Kay sebagai bundanya Cio, setiap Cio bersama dengan Kay, tawa lepas yang selalu Cio perlihatkan pada semua orang, padahal dengan ayah omma dan oppanya saja Cio tidak pernah seperti ini


" Makan sendiri napa son?." Tanya Sandi


" No yah, Cio jarang bertemu sama bunda, jadi bunda hanya milik Cio, Cio janji kalau bunda nanti tinggal bersama kita Cio akan jadi anak yang pandai dan tidak minta suapin bunda lagi, tapi kalau Cio ingin di suapin tidak apa-apa ya yah?." Cio bertanya dengan was-was, Cio takut kalau dapat penolakan dari ayahnya


" Boleh dong nak, tapi jangan sering-sering ya, kan Cio sudah besar, kalau sudah besar berarti harus apa?." Tanya Sandi


" Nah itu kamu tau kan Cio, tapi kalau minta di suapi juga tidak apa-apa tapi dilihat dulu ya bunda sibuk apa tidak, bunda kan juga nanti kerja nak." Sandi memberi pengertian kepada anaknya agar tidak terlalu manja pada Kayla, yang di takutkan nanti Kayla di dominasi oleh Cio, terus Sandi gimana, masak menikah dengan Kayla harus lebih sering mengalah dengan anaknya


" Ayah juga mau di ambilin bunda makan?." Tanya Kay

__ADS_1


" Tidak bun, biar ayah ambik sendiri saja, sekarang Cio lagi ingin di suapin bunda, kasihan kalau makanannya berhenti,." Jawab Sandi


" Ciye sekarang sudah ayah bunda nih ya." Ejek Mesya yang tiba-tiba datang dari belakang Cio dan ikut nimbrung di meja mereka


" Kamu itu dek, kalau bicara itu di jaga jangan kasih contoh kurang baik pada Cio." Jawab Kay


" Hehehehhe, maaf deh kak bang, Cio mau Aunty suapin, biar bunda sama ayah makan dulu." Ucap Mesya melihat kalau Sandi juga ingin di ambilkan makan oleh Kayla tapi melihat Kayla masih menyuapi Cio jadi Sandi tidak mau


" Baiklah Aunty, Cio juga mau kok di suapin sama Aunty." Jawab Cio


Mesya mengalbil piring yang berada di tangan Kayla lalu Mesya lah yang mengganti Kayla untuk meyuapi Cio, Sandi yang melihat Mesya juga ikut menyayangi Cio merasa bahagia, dia tidak salah sekarang, sejak bertemu dengan keluarga dari Pamungkas Cio bergelimang kasih sayang, sekarang Cio jarang di rumah, Cio lebih banyak di rumah Kayla, malah sering tidur di sana juga, Sandi berserta kedua orang tuanya malu kalau melihat Cio tidur disana, tapi bagi keluarga Kayla mereka tidak keberatan sama sekali, mereka malah dengan senang hati kalau Cio tidur di sana


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...To be continued...


__ADS_2